Rakor Pendis, Kakanwil Kemenag Sulut Dorong Madrasah Berprestasi Nasional
- 29 Jun 2026 17:12 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Jajaran Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Sulawesi Utara yang digelar di Hotel Sentra, pada Senin 29 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, mengevaluasi capaian, sekaligus menyusun langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di Sulawesi Utara.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Kepala Madrasah, panitia pelaksana, serta jajaran Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Sulut. Turut hadir sebagai narasumber, Dr. H. Abdul Basit, S.Ag., M.M, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi pada Direktorat KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, serta Dr. H. Samsudin, M.Pd, Kepala MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur.
Kegiatan diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Sulut, H. Ahmad Sholeh, M.Pd, yang memaparkan berbagai capaian sekaligus tantangan yang dihadapi dunia pendidikan Islam di Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Bidang Pendidikan Islam atas kerja keras dan capaian yang telah diraih. Menurutnya, meskipun hasil yang diperoleh belum sepenuhnya membanggakan, berbagai pencapaian tersebut merupakan bagian dari proses dan ikhtiar bersama yang harus terus diperkuat.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Bidang Pendidikan Islam atas pemaparan capaian yang telah disampaikan. Mungkin belum membanggakan, tetapi ini adalah bagian dari upaya bersama. Karena itu, kehadiran Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai bekal untuk melakukan perbaikan ke depan," ujarnya.
Ulyas Taha menegaskan bahwa hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dipaparkan dalam rapat menjadi instrumen penting untuk melakukan evaluasi terhadap kualitas pendidikan madrasah di Sulawesi Utara. Meski capaian tersebut masih berada di bawah rata-rata nasional, ia optimistis kondisi tersebut dapat diperbaiki melalui komitmen dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
"Kehadiran Bapak Kasubdit diharapkan memberi dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Ini menjadi komitmen kita bersama, mulai dari Kepala Kantor, Kepala Seksi Pendidikan Islam hingga Kepala Madrasah, untuk menentukan langkah-langkah konkret sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peran Kepala Madrasah sebagai manajer pendidikan yang bertanggung jawab memastikan seluruh proses pembelajaran berjalan optimal.
"Kepala Madrasah harus mampu menjalankan fungsi manajerial dengan baik, termasuk mengawasi dan membina kinerja para guru. Dari kepemimpinan yang baik akan lahir madrasah yang berprestasi," tegasnya.
"Saya yakin kita mampu bersaing di tingkat nasional apabila seluruh potensi yang kita miliki dimaksimalkan. Karena itu, kita harus berlomba-lomba meraih berbagai prestasi sebagai bukti kualitas pendidikan Islam di Sulawesi Utara," tambahnya.
Secara khusus, ia juga menyoroti hasil TKA pada mata pelajaran Bahasa Inggris yang dinilai masih perlu ditingkatkan.Padahal, menurutnya, generasi muda saat ini hidup di tengah perkembangan teknologi dan lingkungan global yang sangat dekat dengan penggunaan bahasa asing.
"Anak-anak kita sehari-hari sudah akrab dengan Bahasa Inggris melalui berbagai media digital. Ini menjadi tantangan sekaligus tugas bagi guru Bahasa Inggris untuk meningkatkan kompetensi peserta didik agar lebih siap menghadapi persaingan global," pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Ulyas Taha juga menyampaikan apresiasi kepada para Kepala Kantor Kementerian Agama yang beragama non-Muslim atas dukungan mereka terhadap kemajuan pendidikan Islam di daerah masing-masing. Menurutnya, semangat pelayanan di Kementerian Agama tidak dibatasi oleh perbedaan agama, melainkan dilandasi komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat.
"Kita tidak melihat apa agamanya. Baik pendidikan Islam, Kristen, Katolik, Hindu maupun Buddha, semuanya adalah tanggung jawab kita bersama untuk terus dimajukan. Itulah semangat pelayanan di Kementerian Agama," tuturnya.
Di akhir sambutannya, Kakanwil mendorong para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota agar terus memberikan motivasi, pembinaan, dan perhatian kepada para Kepala Seksi Pendidikan Islam serta Kepala Madrasah dalam menjalankan tugasnya.
Ia berharap forum koordinasi ini mampu menghasilkan langkah-langkah strategis yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas madrasah di Sulawesi Utara, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam pembinaan dan penempatan kepala madrasah ke depan.
"Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita sehingga tujuan untuk mewujudkan pendidikan Islam yang unggul, berkualitas, dan berprestasi dapat kita capai bersama," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....