Kemenag Sulut Salurkan 1.350 Paket Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas
- 25 Jun 2026 14:52 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara mengikuti kegiatan nasional Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas yang digelar Kementerian Agama RI secara serentak, pada Kamis 25 Juni 2026. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian program Peaceful Muharam 1448 H dengan tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Aula Kanwil Kemenag Sulut.
Di Sulawesi Utara, kegiatan tersebut menghadirkan 30 anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai perwakilan penerima bantuan. Mereka menerima paket sembako dan santunan yang diserahkan secara simbolis. Selain Kanwil Kemenag Sulut, kegiatan juga diikuti oleh jajaran Kementerian Agama kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.350 paket bantuan akan didistribusikan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas di berbagai daerah di Sulawesi Utara. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa paket sembako dan uang tunai, tetapi juga alat bantu bagi penyandang disabilitas, seperti kursi roda dan alat bantu dengar.
Dalam sambutan nasional yang disampaikan secara virtual, Menteri Agama menegaskan pentingnya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan mereka. Program Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas menjadi salah satu agenda unggulan Kementerian Agama dalam rangka memperkuat kepedulian sosial dan kemanusiaan pada momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Ulyas Taha, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Kementerian Agama kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kemenag berbagi agar semua bisa merasakan kebahagiaan, terutama anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Jika mereka bahagia, maka kita juga ikut bergembira. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan berkolaborasi dalam menyukseskan program ini,” ujarnya.
Kakanwil juga menegaskan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial harus terus ditumbuhkan sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Keberhasilan pelaksanaan program ini tidak terlepas dari dukungan berbagai lembaga filantropi dan mitra strategis. Di antaranya, BAZNAS Sulut, Lazis Muhammadiyah, LAZISNU, serta YBM BRILiaN yang turut memberikan sumbangsih dalam penyediaan bantuan bagi para penerima manfaat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....