Sekolah Rakyat Tumbuhkan Percaya Diri dan Harapan Siswa
- 12 Jun 2026 13:26 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Program Sekolah Rakyat mulai menunjukkan dampak positif bagi para siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Selain meningkatkan kemampuan belajar, program ini juga dinilai berhasil membangun kepercayaan diri, kesehatan, dan optimisme anak-anak dalam meraih masa depan.
Perubahan tersebut terlihat dalam kegiatan dialog Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama calon siswa dan orang tua Sekolah Rakyat di Sentra Tumou Tou Manado, Kamis, 11 Juni 2026.
Salah satu siswi SRMP 21 Manado, Herlina Natalia Mamahit, mengaku merasakan banyak perubahan sejak bergabung dengan Sekolah Rakyat. Ia kini lebih percaya diri dan mudah bergaul dengan teman-temannya dibanding saat pertama kali masuk sekolah.
“Waktu awal saya masuk masih malu-malu dan belum bisa berkenalan dengan teman-teman. Sekarang saya lebih percaya diri dan sudah lebih akrab dengan teman-teman,” ujarnya.
Perkembangan Herlina juga dirasakan langsung oleh sang ibu, Herlin Kasehung. Menurutnya, kemampuan belajar putrinya kini jauh lebih baik dibanding sebelum masuk Sekolah Rakyat.
“Kalau dulu dia itu belum bisa lancar belajar, tapi sekarang puji Tuhan lebih baik, bisa belajar dengan baik dan mata pelajaran yang lain dia lebih baik lagi,” kata Herlin.
Herlina merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Ia berasal dari keluarga sederhana dengan ayah yang bekerja sebagai buruh harian lepas sekaligus tukang ojek. Di tengah keterbatasan ekonomi, Herlin bersyukur putrinya mendapatkan kesempatan bersekolah di Sekolah Rakyat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan Sekolah Rakyat hadir untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang menyasar keluarga pada desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menurutnya, hasil pembelajaran sejak program dimulai pada Juli 2025 di 166 titik di Indonesia mulai terlihat nyata.
“Hasil pembelajaran juga sudah mulai terlihat. Anak-anak lebih percaya diri, lebih bugar dibanding 10 bulan yang lalu saat awal masuk ke sini. Sekarang lebih optimistis, memiliki harapan dan semangat meraih cita-cita,” ujar Gus Ipul.
Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat diharapkan menjadi jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengubah masa depan mereka.
“Kalau orang tuanya belum sukses, anaknya harus sukses," katanya menegaskan.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul bersama Kepala SRMP 21 Manado Fenny Meivi Sarah Kilikily juga menyampaikan bahwa enam siswa sekolah tersebut saat ini mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Jakarta pada bidang Matematika, IPA, dan IPS.
Pemerintah juga terus memperluas program Sekolah Rakyat melalui pembangunan gedung permanen yang dapat menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Di Sulawesi Utara, salah satu pembangunan sekolah permanen berlangsung di Minahasa dan progresnya telah mencapai sekitar 80 persen.
Perubahan yang dialami Herlina menjadi salah satu gambaran dampak program Sekolah Rakyat, yang tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan harapan baru bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....