BPJS Kesehatan Perkuat Kualitas Layanan dan Keterbukaan Informasi bersama Media

  • 08 Jun 2026 11:14 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Maanado – BPJS Kesehatan terus memperkuat upaya peningkatan kualitas pelayanan dan keterbukaan informasi guna membangun kepercayaan masyarakat terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan akses layanan, transparansi data, serta komunikasi yang lebih intensif dengan peserta dan para pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Workshop BPJS Kesehatan yang dibuka oleh Asisten Deputi Bidang SDM Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan, Yuliarso Budiman, di Hotel Luwansa Manado, Jumat 5 Juni 2026.

Yuliarso Budiman menjelaskan hingga saat ini Program JKN terus berfokus pada peningkatan pengalaman peserta agar semakin mudah, cepat, dan responsif.

“BPJS Kesehatan telah mempersiapkan berbagai langkah strategis melalui digitalisasi pelayanan, perluasan jaringan fasilitas kesehatan, serta penyempurnaan mekanisme pengaduan agar setiap keluhan masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan lebih cepat dan terukur,” ujar Nyoman.

Sementara itu, Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado, Khrisye Tangkawarow, menjelaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan keterbukaan informasi publik dengan membuka akses terhadap berbagai data kinerja layanan. Data tersebut meliputi jumlah pelayanan setiap bulan, waktu tunggu rujukan, hingga persentase penyelesaian pengaduan masyarakat.

Menurutnya, informasi tersebut dapat diakses melalui laman resmi maupun aplikasi Mobile JKN. Transparansi ini dinilai penting agar peserta dapat memantau kinerja layanan sekaligus memberikan masukan yang konstruktif demi peningkatan kualitas pelayanan di masa mendatang.

Selain meningkatkan transparansi, BPJS Kesehatan juga terus menggencarkan program edukasi langsung kepada masyarakat melalui sosialisasi di puskesmas, posyandu, hingga berbagai pertemuan komunitas. BPJS Kesehatan turut menggandeng organisasi masyarakat dan media lokal untuk menyampaikan informasi mengenai manfaat Program JKN, hak dan kewajiban peserta, tata cara klaim, prosedur rujukan, serta pembaruan data kepesertaan.

Untuk meningkatkan respons terhadap keluhan peserta, BPJS Kesehatan juga menambah berbagai kanal komunikasi, mulai dari layanan telepon 24 jam, fitur chat pada aplikasi Mobile JKN, hingga posko pengaduan di fasilitas kesehatan utama.

Berdasarkan hasil survei kepuasan peserta pada triwulan berjalan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan BPJS Kesehatan menunjukkan peningkatan setelah berbagai perbaikan layanan diterapkan. Meski demikian, BPJS Kesehatan mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelayanan di wilayah terpencil yang terus menjadi perhatian untuk dibenahi.

Masyarakat pun menyambut positif berbagai langkah yang dilakukan BPJS Kesehatan. Keterbukaan informasi dinilai membuat masyarakat semakin memahami bahwa Program JKN hadir untuk memberikan perlindungan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di Sulawesi Utara.

Ke depan, BPJS Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi yang terbuka, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Utara Koordinator Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi, Carla Ch. Gerret, S.P., serta Kepala Bidang Informasi Publik Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Clief R. Wangke, S.Sos

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....