Pemkab Minahasa Dorong UMKM Naik Kelas Lewat GENCARKAN dan Literasi Keuangan

  • 26 Mei 2026 16:35 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Pemerintah Kabupaten Minahasa terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui peningkatan literasi serta inklusi keuangan.

Bersama Otoritas Jasa Keuangan, Bank SulutGo, dan Bank Mandiri, Pemkab Minahasa menggelar kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan bertema “Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut dihadiri Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, Asisten III Jany Moniung, Kepala OJK Sulawesi Utara Budiman Siahaan, perwakilan Bank SulutGo Cabang Tondano, Bank Mandiri, Kepala Dinas Koperasi Minahasa Sibbi Sengke, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Minahasa Alex Mamesah, serta pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Minahasa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Vanda Sarundajang yang mewakili Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, menegaskan bahwa kemampuan mengelola keuangan menjadi kebutuhan utama bagi pelaku UMKM di tengah perkembangan ekonomi digital.

“Untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, berdaya saing dan sejahtera, kita membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik,” ujarnya.

Menurut Vanda, literasi keuangan menjadi fondasi penting agar pelaku usaha mampu mengambil keputusan finansial secara tepat, terhindar dari praktik keuangan merugikan, serta dapat merencanakan masa depan usaha secara lebih bijak.

“Pelaku UMKM yang cerdas mengelola keuangan akan menjadi lebih mandiri, produktif, dan percaya diri. Kepercayaan diri inilah yang akan melahirkan Minahasa yang berani bermimpi, berani berinovasi, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.

Ia juga mengajak para pelaku usaha di Minahasa untuk semakin bijak dalam mengelola keuangan, meningkatkan budaya menabung, memahami investasi, serta terus mengembangkan kualitas usaha yang dijalankan.

Selain itu, Wakil Bupati berharap UMKM Minahasa mampu naik kelas melalui peningkatan kualitas produk, kemasan (packaging), hingga sistem pemasaran agar mampu bersaing dengan daerah lain bahkan menembus pasar ekspor.

“Produk yang dipasarkan harus menjadi produk premium. Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama stakeholder yang hadir saat ini siap membantu para pelaku UMKM karena hal ini sejalan dengan visi Minahasa sebagai daerah pariwisata yang maju dan sejahtera,” katanya.

Dalam sambutan tertulis Bupati Robby Dondokambey yang dibacakan pada kegiatan tersebut, disampaikan bahwa visi Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan, melainkan cita-cita besar bangsa untuk menjadi negara maju dan sejahtera saat usia kemerdekaan mencapai 100 tahun.

Bupati juga memaparkan, jumlah UMKM di Kabupaten Minahasa saat ini mencapai 51.384 unit usaha, terdiri dari 51.191 usaha mikro, 168 usaha kecil, dan 25 usaha menengah.

Berbagai sektor usaha di Minahasa didominasi perdagangan, kuliner, jasa, kerajinan mebel, hingga kerajinan keramik yang dinilai memiliki potensi besar berkembang apabila didukung akses pembiayaan dan pendampingan usaha.

Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026, Pemkab Minahasa juga fokus mendorong pengembangan usaha kacang sangrai di Kawangkoan, kerajinan batok kelapa di Tondano, hingga sektor kuliner melalui dukungan pembiayaan Kredit Bohusami.

Melalui kegiatan GENCARKAN, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap pelaku UMKM semakin inovatif, mandiri, kreatif, dan memiliki daya saing yang kuat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....