Kenali Tupoksi DPRD, Silangen Cs Sambut Educational Fieldtrip MIS

  • 17 Mei 2026 22:03 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi ruang belajar demokrasi bagi siswa-siswi Manado Independent School (MIS) dalam kegiatan Educational Fieldtrip. Kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan secara langsung fungsi legislatif serta mekanisme demokrasi di tingkat daerah kepada para pelajar.

Rombongan siswa bersama guru pendamping disambut jajaran Sekretariat DPRD Sulut di ruang rapat paripurna. Hadir menerima kunjungan itu, Plt Sekretaris DPRD Sulut, Niklas Silangen didampingi Kepala Bagian Persidangan, Yahya Rondonuwu serta Kasubag Administrasi dan Kepegawaian, Menli Ivana.

Dalam sesi pemaparan, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai tiga fungsi utama DPRD, yakni fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Materi tersebut disampaikan secara interaktif sehingga para siswa dapat memahami peran DPRD dalam pembangunan daerah.

Silangen pun mengapresiasi inisiatif sekolah yang menghadirkan siswa langsung ke lingkungan pemerintahan sebagai bagian dari pendidikan demokrasi. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran siswa-siswi dari MIS. Ini langkah positif untuk mengenalkan proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat Sulut,” ujarnya.

Suasana diskusi berlangsung hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Para siswa tampak antusias menanyakan berbagai hal, mulai dari tugas anggota dewan hingga mekanisme persidangan di DPRD.

Pada kesempatan itu, Rondonuwu turut menjelaskan proses teknis pembentukan peraturan daerah hingga tahapan pengesahannya. Ia berharap kunjungan tersebut mampu memotivasi generasi muda untuk memahami pentingnya partisipasi dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Menli menjelaskan peran sekretariat dalam mendukung seluruh aktivitas kedewanan, khususnya di bidang administrasi dan pelayanan internal.

Pihak sekolah pula menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan keterbukaan Sekretariat DPRD Sulut dalam mendukung kegiatan pembelajaran di luar kelas.

Melalui kunjungan ini, para siswa diharapkan tidak hanya memahami teori kewarganegaraan, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai proses demokrasi dan pengabdian melalui lembaga legislatif.

(Anugrah Pandey)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....