Ulyas Taha Buka Lokakarya Pengayaan Wacana Agama dan Keragaman di Kotamobagu
- 08 Mei 2026 08:46 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Kotamobagu - Kakanwil Kementerian Agama ProvinsinSulawesi Utara, H. Ulyas Taha, membuka secara resmi kegiatan Lokakarya Pengayaan Wacana Agama dan Keragaman yah diselenggarakan oleh ICRS ( Indonesia Consortium Religious Studies), bertempat di aula Kantor Kementerian Agama Kota Kotamobagu, pada Rabu 6 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan pentingnya sikap toleransi dalam beragama. “Toleransi merupakan sikap yang harus di miliki oleh seluruh umat beragama. Terlebih saat ini sering terjadi krisis kemanusian dan krisis lingkungan. Jangan sampai ada tirani minoritas, dan mayoritas jangan menjadi superior”, Jelas Kakanwil.
Kakanwil memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan di hadapan para tamu undangan dan peserta yang hadir. Sambutan ini disampaikan langsung oleh Kakanwil di hadapan Dr. Leonard selaku perwakilan dari ICRS, narasumber Natalia Olivia Kusuma Dewi Lahamendetu, M.Si, dosen IAKN, Dr. Devy K.G. Sondakh, serta Pdt. Handi Hadiwitanto, Ph.D, dan juga seluruh peserta Penyuluh Agama yang berasal dari tujuh kabupaten/kota.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Ulyas Taha tidak hanya secara resmi membuka kegiatan, tetapi juga memberikan materi yang mengangkat tema hubungan antara agama dan negara. Penyampaian materi ini menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian acara, mengingat peran strategis penyuluh agama dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Kakanwil menekankan beberapa poin penting, di antaranya pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai-nilai keagamaan dan kehidupan bernegara, memperkuat moderasi beragama, serta meningkatkan peran penyuluh agama sebagai agen pemersatu di tengah keberagaman.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah penguatan wawasan sekaligus sinergi antarpenyuluh agama, sehingga mampu menjawab berbagai tantangan sosial keagamaan yang semakin kompleks di era saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....