Kakanwil Kemenag Sulut Terima Kunjungan Pengurus BAMAGNAS
- 11 Agt 2026 10:45 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Persaudaraan lintas agama tidak lahir hanya dari kesamaan, tetapi tumbuh dari kesediaan untuk saling bertemu, mendengarkan, dan memahami. Semangat itulah yang mewarnai pertemuan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, H. Ulyas Taha, dengan Pengurus BAMAGNAS, pada Senin 10 Agustus 2026.
Bertempat di ruang kerjanya, Kakanwil menerima kunjungan silaturahmi Pengurus BAMAGNAS yang dipimpin Pdt. Marten Kojongian bersama rombongan. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk melakukan konsultasi dan koordinasi terkait pembentukan serta pemberdayaan Forum Persaudaraan Lintas Agama (Forpelita).
Forum ini diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi para tokoh dan pemuka agama untuk membangun komunikasi yang terbuka, memperkuat persaudaraan, serta mendorong kerja sama lintas agama dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam konteks Sulawesi Utara yang dikenal memiliki tradisi kerukunan yang kuat, kehadiran forum lintas agama menjadi penting untuk terus merawat modal sosial tersebut. Kerukunan tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi membutuhkan perjumpaan, komunikasi dan kerja nyata yang dilakukan secara konsisten.
Melalui konsultasi dan koordinasi tersebut, BAMAGNAS bersama Kementerian Agama Sulawesi Utara menunjukkan komitmen untuk menghadirkan wadah persaudaraan yang tidak berhenti pada aspek kelembagaan, tetapi mampu memberi kontribusi positif bagi kehidupan sosial kemasyarakatan.
Semangat Forpelita juga sejalan dengan pentingnya membangun ruang dialog yang sehat di tengah masyarakat yang plural. Perbedaan agama dan keyakinan bukan alasan untuk saling menjauh, melainkan kesempatan untuk belajar menghargai dan bekerja bersama demi kebaikan bersama.
Pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa merawat kerukunan sesungguhnya dimulai dari hal sederhana: mau membuka pintu, berjabat tangan, duduk bersama, dan mendengarkan satu sama lain.
Dari ruang kerja Kakanwil Kemenag Sulut semangat itu kembali ditegaskan, bahwa persaudaraan lintas agama harus terus dirawat sebagai kekuatan bersama untuk membangun Sulawesi Utara yang damai, toleran, harmonis, dan inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....