Petani dan Pelaku Usaha Kecil di Sulut Kini Lebih Mudah Miliki Rumah Subsidi
- 25 Apr 2026 18:36 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Akses kepemilikan rumah layak huni melalui skema subsidi kini tidak lagi terbatas bagi pegawai kantoran atau ASN. Di Sulawesi Utara, masyarakat yang bekerja di sektor informal seperti petani hingga pengusaha odong-odong mulai banyak yang berhasil memiliki rumah sendiri melalui dukungan perbankan dan kebijakan pemerintah.
Consumer Loan Unit Head Bank BTN Manado, Rijkardus Renato Pratasik, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar sektor informal adalah validitas penghasilan. Namun, hal tersebut kini bisa diatasi dengan catatan keuangan sederhana. Menurutnya, bank tetap akan memproses pengajuan selama usaha yang dijalankan jelas dan bisa diverifikasi keberadaannya.
"Sejauh penghasilannya bisa dibuktikan dengan catatan atau kuitansi manual, bank akan all out mendukung. Kami sudah lihat contohnya di lapangan, ada petani yang bisa ambil rumah karena usahanya menetap," jelas Rijkardus.
Ia menambahkan, skema bunga flat 5% hingga lunas sangat membantu MBR menjaga stabilitas cicilan di angka Rp1,1 juta hingga Rp1,3 juta per bulan.
Keinginan masyarakat untuk memiliki rumah juga didorong oleh kebijakan penghapusan pajak. Direktur Grazia Residence 2, Adi Sucipto, merasakan dampak positif dari kebijakan gratis Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Hal ini membuat beban biaya awal yang harus dibayar konsumen menjadi berkurang drastis.
Adi menceritakan bahwa kebijakan ini membuat masyarakat cukup fokus pada uang muka dan kelengkapan berkas saja. Ia menyebutkan, antusiasme warga sangat tinggi karena mereka merasa diringankan dari beban pajak yang biasanya cukup mahal.
"Untuk ukuran Kota Tomohon, kami bisa menjual sekitar 80 unit hanya dalam waktu tiga bulan. Ini luar biasa karena dampaknya langsung terasa ke masyarakat," katanya.
Melalui sinergi antara perbankan yang memudahkan syarat administrasi dan pemerintah yang membebaskan biaya pajak, angka kebutuhan rumah di Sulawesi Utara diharapkan bisa ditekan secara signifikan. Sektor properti pun diprediksi akan terus tumbuh seiring dengan tingginya minat masyarakat pada hunian subsidi yang semakin terjangkau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....