Mendikdasmen di SMAN 3 Tondano Minahasa

  • 22 Apr 2026 19:15 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID,Manado - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed meresmikan revitalisasi bantuan pendidikan se-Provinsi Sulawesi Utara di SMK Negeri 3 Tondano, Rabu (22/04/2026).

Program ini mencakup 247 sekolah yang direvitalisasi serta pembangunan satu sekolah baru dengan total anggaran Rp231 miliar lebih.

Peresmian dilaksanakan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertajuk “Wujudkan Sekolah Asri”.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. Victor Mailangkay, Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Dr. Femmy Suluh, M.Si, serta kepala sekolah penerima revitalisasi tahun anggaran 2025.

Revitalisasi menjadi langkah strategis pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, hijau, dan sehat bagi peserta didik di Sulawesi Utara. Program ini mencakup pembenahan sarana dan prasarana sekolah, penataan lingkungan, serta peningkatan kualitas fasilitas pendidikan yang lebih ramah anak.

Menteri Abdul Mu’ti menjelaskan, khusus Sulut tercatat ada 248 satuan pendidikan yang menjadi sasaran revitalisasi, dengan rincian 247 sekolah direnovasi dan satu unit sekolah baru.

“Total anggaran revitalisasi yang dialokasikan untuk Sulawesi Utara mencapai Rp231 miliar lebih,” jelasnya.

Ia juga memaparkan data tenaga pendidik di Sulut mencapai 38.581 orang, terdiri dari 4.420 kepala sekolah dan 34.161 guru. Sebagian besar kepala sekolah ASN telah tersertifikasi, meski masih terdapat yang belum memenuhi sertifikasi, baik dari ASN maupun non-ASN.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Victor Mailangkay menyampaikan, peresmian ini bukan sekadar meresmikan gedung, melainkan mempertegas komitmen bersama bagi masa depan generasi muda Sulawesi Utara.

“Kehadiran Bapak Menteri secara langsung di tengah kami selama dua hari berturut-turut sejak kemarin adalah bukti nyata bahwa pemerintah pusat menaruh perhatian sangat besar bagi masa depan anak-anak di Bumi Nyiur Melambai,” kata Wagub membacakan sambutan.

Menurutnya, ini menjadi suntikan energi dan motivasi bagi seluruh insan pendidikan di daerah untuk terus berakselerasi menuju pendidikan yang lebih berkualitas.

“Hari ini kita mencapai babak baru dalam transformasi infrastruktur di daerah ini. Dari total 225 sekolah yang direvitalisasi di seluruh Sulawesi Utara, kita telah menyaksikan perubahan besar sejak kemarin. Khusus hari ini, Rabu 22 April 2026, kita kembali meresmikan 95 satuan pendidikan sebagai simbol dimulainya babak baru ini,” lanjutnya.

Bapak Menteri menandatangani 6 prasasti perwakilan yang mencakup seluruh jenjang mulai dari SLB, TK, SD, SMP, SMK, hingga SMA. Sementara 89 prasasti lainnya telah tuntas diselesaikan.

“Ini adalah bukti bahwa transformasi pendidikan di Sulawesi Utara kini telah menyentuh semua jenjang secara inklusif dan merata tanpa ada yang tertinggal,” ujar Wagub.

Wagub menegaskan revitalisasi ini bukan sekadar mengejar keindahan bangunan. Sekolah menengah kejuruan dengan fasilitas mumpuni adalah kunci melahirkan generasi yang kompetitif dan siap pakai.

“Bangunan yang kokoh dan lingkungan sekolah yang asri adalah instrumen penting yang memicu lahirnya inovasi serta kreativitas, baik bagi guru dalam mengajar maupun siswa dalam menyerap ilmu pengetahuan,” ucapnya.

“Melalui revitalisasi ini kita sedang membangun peradaban, memastikan anak-anak kita di Sulawesi Utara memiliki kesempatan yang sama untuk belajar di tempat yang terbaik. Untuk anak-anakku dan para pendidik, fasilitas yang lebih baik harus dibarengi dengan semangat belajar dan mengajar yang lebih tinggi. Rawatlah fasilitas ini sebagai amanah agar manfaatnya dapat dirasakan adik-adik kita di tahun mendatang.”

Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Menteri dan jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. “Kami berharap sinergi ini terus mengalir memastikan tidak ada lagi anak di daerah ini yang tertinggal dalam mendapatkan akses pendidikan yang bermartabat.”

Usai kegiatan, Menteri Abdul Mu’ti, Wagub Victor Mailangkay, Kadisdikda Sulut Femmy Suluh, dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey memberikan pertanyaan kepada para siswa. Siswa yang menjawab benar mendapat hadiah langsung berupa sepeda. Panitia menyiapkan 5 sepeda untuk dibagikan.

Gubernur kembali menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat, khususnya kunjungan langsung Menteri ke daerah.

“Ini adalah bentuk perhatian nyata dari pemerintah pusat untuk kemajuan pendidikan di Sulawesi Utara. Kami sangat bersyukur dan meyakini kehadiran Menteri membawa banyak oleh-oleh positif bagi dunia pendidikan di daerah ini,” tutupnya.

Program revitalisasi ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas fisik sekolah, tetapi juga memberi motivasi baru bagi tenaga pendidik dan peserta didik untuk terus berprestasi, sekaligus memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menciptakan generasi unggul menuju Indonesia maju.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....