Polres Minahasa Siagakan Personel Antisipasi Dampak El Nino
- 06 Agt 2026 20:05 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa menyiagakan seluruh personel untuk mengantisipasi potensi bencana akibat fenomena El Nino, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kesiapsiagaan dilakukan melalui sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa dan instansi terkait guna mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.
Kapolres Minahasa, AKBP Steven J.R. Simbar, mengatakan pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan (Dishub) berada dalam kondisi siaga untuk merespons setiap laporan titik panas atau hotspot.
"Kami bersinergi dengan seluruh instansi terkait untuk selalu siap apabila menerima laporan adanya titik-titik hotspot kebakaran hutan ataupun lahan," ujar AKBP Steven J.R. Simbar usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak El Nino di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Selasa (4/8/2026).
Sebagai bagian dari penguatan penanganan di lapangan, Polres Minahasa juga menyiagakan satu unit kendaraan taktis Heavy Water Defender (HWD) di wilayah Silian, Kabupaten Minahasa Tenggara. Kendaraan tersebut disiapkan untuk mendukung operasi pemadaman apabila kebakaran meluas di kawasan Gunung Soputan dan sekitarnya.
Dalam upaya mitigasi bencana, Polres Minahasa meningkatkan deteksi dini melalui jajaran Polsek serta koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa. Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan titik api sehingga personel dapat segera dikerahkan ke lokasi kejadian sebelum api meluas.
Selain meningkatkan kesiapsiagaan personel, kepolisian juga mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar. Langkah tersebut dilakukan melalui fungsi pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang secara rutin memberikan sosialisasi kepada pemerintah desa dan kelompok tani.
"Melalui Bhabinkamtibmas, kami mengimbau para kepala desa agar terus mengingatkan para petani untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah cuaca panas ekstrem yang disertai angin kencang," tegas Kapolres.
AKBP Steven menjelaskan, sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa telah dipetakan sebagai kawasan rawan karhutla, terutama daerah yang dipenuhi ilalang dan rumput kering. Kondisi tersebut membuat api mudah menyebar dan sulit dikendalikan apabila tidak segera ditangani.
Ia menambahkan, kebakaran kerap dipicu oleh hal-hal yang tampak sepele, seperti puntung rokok yang dibuang sembarangan di area berumput kering. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan yang berpotensi terbakar.
Polres Minahasa mengimbau masyarakat segera menghubungi layanan darurat Call Center 110 atau Dinas Pemadam Kebakaran apabila menemukan indikasi titik api sekecil apa pun. Pelaporan secara cepat diharapkan dapat mempercepat proses penanganan sehingga kebakaran tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....