Revitalisasi Museum Sulut Dorong Pariwisata Budaya

  • 08 Feb 2026 16:17 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara merevitalisasi Museum Negeri Sulawesi Utara sebagai etalase kebudayaan daerah. Revitalisasi ini dilakukan untuk meningkatkan fungsi museum sebagai pusat edukasi, pelestarian budaya, dan destinasi wisata.

Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Sulut Jani Lukas mengatakan museum sebelumnya kurang mendapat perhatian sehingga membutuhkan pembenahan menyeluruh. “Banyak masukan agar museum ini dibangun kembali dan direvitalisasi, terutama menyangkut koleksi dan penataannya,” katanya Kamis, 5 Februari 2026.

Ia menyebut revitalisasi dilakukan pada fisik bangunan dan fasilitas pendukung. Renovasi meliputi perbaikan atap, instalasi listrik dan air, penataan taman, hingga penambahan sistem pendingin ruangan dan keamanan sesuai standar museum.

Jani menjelaskan museum kini dilengkapi ruang immersive berbasis audio-visual dan teknologi digital seperti QR code untuk informasi koleksi. “Kita juga menyiapkan ruang immersive dan sentuhan teknologi agar pengunjung lebih interaktif menikmati koleksi,” ujarnya.

Menurutnya, museum juga akan menjadi ruang publik budaya dengan panggung pertunjukan, kalender event, serta area UMKM dan cenderamata. Langkah ini diharapkan mendorong ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sam Ratulangi Prof. Maya Pinkan Warouw menyambut baik revitalisasi museum tersebut. “Ini angin segar bagi akademisi karena museum menjadi tempat pembelajaran dan diskusi budaya yang lebih interaktif,” kata Maya.

Ia menambahkan museum dapat menjadi laboratorium budaya bagi mahasiswa dan peneliti, termasuk kolaborasi riset kebudayaan dan pelestarian warisan budaya daerah. Fakultas Ilmu Budaya juga terlibat dalam berbagai kajian budaya serta pengusulan kolintang ke UNESCO.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga menyiapkan sumber daya manusia pengelola museum untuk meningkatkan layanan dan perlindungan koleksi. Revitalisasi museum diharapkan memperkuat identitas budaya Sulawesi Utara sekaligus menjadi magnet baru pariwisata budaya di kawasan timur Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....