BI Dorong Ekonomi Sulut Melalui “Patua-Wanua”
- 26 Jan 2026 13:13 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara mendorong penguatan sektor riil melalui pembinaan petani dan UMKM sebagai bagian dari dukungan terhadap Asta Cita. Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu program unggulan BI adalah Petani Unggulan Sulawesi Utara atau PATUA. Program ini membina kelompok tani komoditas pangan seperti cabai, bawang, tomat, dan beras melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan sarana produksi.

“Kami tidak hanya memberi bantuan, tapi mendorong petani agar mandiri dan menjadi contoh bagi kelompok lain,petani binaan diharapkan menjadi local champion di wilayah masing-masing,“ kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Joko Supratikto dalam dialog khusus bersama RRI Manado pada Senin, 26 Januari 2026.
Selain sektor pertanian, BI juga membina UMKM melalui program Wirausaha Unggulan Sulawesi Utara atau WANUA. Joko menyebut program ini menyasar pelaku usaha mikro dan kecil yang dinilai potensial untuk berkembang dan menyerap tenaga kerja.
“UMKM binaan kami dorong naik kelas, baik dari sisi produksi, pemasaran, hingga digitalisasi transaksi, seluruh UMKM binaan juga didorong menggunakan sistem pembayaran non-tunai,” ujarnya.
Bank Indonesia turut mendorong hilirisasi produk pangan dan perikanan agar memiliki nilai tambah. Petani dan UMKM didorong mengolah hasil panen menjadi produk turunan seperti bawang goreng, sambal, hingga olahan ikan.
Langkah ini dinilai sejalan dengan Asta Cita, khususnya dalam penguatan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan. BI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....