Kunjungan Meningkat jelang Idulfitri, Pasar Tradisional Langowan Padat Pembeli
- 18 Mar 2026 07:30 WIB
- Manado
Poin Utama
- Aktivitas dan jumlah pengunjung di Pasar Tradisional Langowan meningkat signifikan sejak akhir pekan lalu seiring mendekatnya perayaan Idulfitri dan momentum keagamaan lainnya.
- Ketersediaan bahan pangan dan sembako dipastikan mencukupi, namun beberapa komoditas mengalami fluktuasi harga, seperti cabai yang naik menjadi Rp70.000/kg dari sebelumnya Rp50.000/kg.
- Pengelola pasar mengingatkan pengunjung agar tetap berhati-hati saat berbelanja di tengah meningkatnya keramaian guna menghindari tindak pencopetan.
RRI.CO.ID, Minahasa - Aktivitas kunjungan masyarakat di Pasar Tradisional Langowan, Kabupaten Minahasa, mulai mengalami peningkatan sejak akhir pekan lalu. Kondisi pasar terlihat lebih ramai dan padat pengunjung dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.
Kepala Pasar Langowan, Agus Sahelangi, mengatakan lonjakan jumlah pengunjung mulai terlihat seiring semakin dekatnya perayaan Idulfitri.
“Tingkat kunjungan masyarakat di Pasar Tradisional Langowan mulai meningkat dan pasar terlihat padat pengunjung. Hal ini juga berdampak pada daya beli masyarakat yang mulai kembali normal,” ujar Sahelangi.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas di pasar dipicu oleh beberapa momentum keagamaan yang berlangsung hampir bersamaan. Umat Muslim saat ini tengah menjalani akhir bulan Ramadan menjelang perayaan Idulfitri, sementara umat Kristiani juga sedang menjalani masa Minggu-minggu Sengsara menjelang Paskah.
Selain itu, pihak pengelola pasar memastikan ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari raya tetap aman dan mencukupi.
“Stok kebutuhan pangan dan sembako di Pasar Tradisional Langowan masih banyak tersedia. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan cukup,” jelasnya.
Terkait harga bahan pangan, Sahelangi menyebut sejumlah komoditas mengalami fluktuasi. Untuk komoditas hortikultura seperti cabai, saat ini dijual sekitar Rp70.000 per kilogram, naik dari harga pekan lalu yang berada di kisaran Rp50.000 per kilogram. Sementara harga tomat relatif stabil di kisaran Rp5.000 per kilogram dan bawang putih sekitar Rp35.000 per kilogram.
Adapun untuk bawang merah, terdapat dua jenis harga di pasaran. Bawang merah lokal dijual sekitar Rp35.000 per kilogram karena memiliki kadar air lebih tinggi. Sedangkan bawang merah dari toko atau luar daerah dihargai antara Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram karena kualitasnya dinilai lebih kering.
Di sisi lain, Sahelangi juga mengimbau masyarakat yang berbelanja di pasar untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi tindak pencopetan di tengah meningkatnya keramaian pengunjung.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati saat berbelanja, sehingga tidak menjadi korban pencopetan,” pungkasnya.
(Jeff Assa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....