Ketua Panitia Siap Bertanggung Jawab Atas Musibah Kecelakaan Maut di Kotamobagu

  • 11 Agt 2026 20:04 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Kotamobagu - Kecelakaan maut yang menyebabkan 8 orang meninggal dunia dan 9 orang luka - luka di ajang balap Open Tournament Tidar Drag Race & Drag Bike yang digelar di sirkuit non permanen Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, tidak hanya menjadi duka warga Kota Kotamobagu saja, tetapi juga warga di Provinsi Sulawesi Utara.

Tragedi ini mendapat perhatian serius dari Kepolisian Resort (Polres) Kotamobagu. Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan, saat ini, penanganan dan penyelidikan atas insiden maut tersebut telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan instansi berwenang guna menentukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kholik menjelaskan bahwa penyelidikan tersebut dilakukan untuk mendalami ada atau tidaknya dugaan unsur kelalaian sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan saat balapan drag race berlangsung. Musibah yang terjadi saat balapan drag race berlangsung tidak ada yang dapat memprediksikan akan terjadi apalagi sampai menyebabkan korban jiwa.

Tidak ingin mencari kambing hitam dalam insiden ini, pihak penyelenggara kegiatan tersebut menyatakan siapa untuk bertanggung jawab. Ketua Panitia Penyelenggara, Luky Sugeha, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan duka mendalam kepada keluarga korban saat ditemui awak media di Mapolres Kotamobagu.

Sugeha menegaskan kesiapannya untuk bertanggung jawab penuh dan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian dan siap bertanggung jawab terhadap para korban yang dalam perawatan.

"Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Saya siap bertanggung jawab atas insiden ini dan akan menghormati proses yang sedang berjalan. Para korban akan ditanggung biaya perawatannya", tegas Sugeha.

Ia berharap, tragedi kelam ini dapat menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi semua pihak, terutama dalam penyelenggaraan ajang balap otomotif, agar insiden serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Sikap kooperatif dan kebesaran hati Lucky Sugeha dalm menghadapi musibah ini mendapat apresiasi dari sejumlah pihak, salah satunya dari Ketua PWI Kotamobagu Koni Balamba.

"Langkah untuk meminta maaf secara terbuka lewat media dan siap bertanggung jawab merupakan bentuk iktikad baik yang patut dihargai", ucap Balamba.

Sementara itu Kapolda Sulut Irjen Polisi Roycke Langie yang turun langsung kelokasi kejadian sehari setelah tragedi menegaskan, pembalap berinisial TN yang mengemudikan mobil berpotensi menjadi tersangka dan kasus ini akan ditangani langsung Polda Sulut untuk penanganan lebih lanjut.

"Kasus ini masih berproses, jadi semua berpotensi jadi tersangka, namanya praduga tak bersalah, tapi pengemudi itu sudah jelas besar potensinya jadi tersangka. Saat ini kasus kecelakaan maut itu sementara ditangani Polres Kotamobagu, namun kasus tersebut akan ditarik ke Polda Sulut untuk penanganan lebih lanjut agar lebih terbuka" tegas Kapolda.

Berikut nama - nama korban meninggal dunia dalam musibah kecelakaan maut di Kotamobagu :

  1. Rugaina Manangin
  2. Ali Ponamon
  3. Nilawati Mokodongan
  4. Ali Jojang
  5. Lisma Mokoginta
  6. Risna Longkun
  7. Biyo Mokoagow
  8. Harianti Mokoginta

Sementara korban yang dirawat di rumah sakit RS Monompia, Hadi Toisi (luka berat), Murdani Pobela (luka berat), Muxin Dondo (luka berat), Arhan Mokoginta(luka berat), Rapiska Mokodongan (luka berat), Enjelia Lito, (luka berat) dan Prasetio Mokodongan (luka ringan).

Sedangkan di RSUD Kotamobagu Pobundayan, Johar Mokoginta (luka berat) dan Rina Longkun (luka berat). Diketahui, Open Tournament Tidar Drag Race & Drag Bike yang digelar di Kotamobagu, diikuti 590 peserta sepeda motor dan 337 peserta mobil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....