BNN Manado Paparkan Capaian Program Sepanjang Tahun 2025

  • 19 Des 2025 21:45 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Badan Narkotika Nasional Kota Manado merilis capaian kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025, mencakup bidang pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkotika.

Kepala BNN Kota Manado Kombes Pol Ivanto Aritonang menjelaskan, kegiatan tahun 2025 diawali dengan peresmian kantor baru BNNK Manado yang kini berlokasi tetap setelah lebih dari satu dekade berpindah-pindah tempat sejak berdiri pada 2011.

“Keberadaan kantor baru ini merupakan dukungan besar dari Pemerintah Kota Manado dan berbagai pihak, sehingga BNNK kini memiliki fasilitas yang representatif untuk pelayanan masyarakat,” ucapnya dalam konferensi pers bersama media (19/12/2025).

Ivanto mengatakan, pada bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, BNN Kota Manado telah melaksanakan pendampingan program ketahanan keluarga antinarkoba terhadap dua keluarga.

Advokasi ketahanan keluarga berbasis sumber daya di satu desa, serta fasilitasi dan advokasi kebijakan kabupaten dan kota tanggap ancaman narkotika yang menyasar lembaga pemerintah dan nonpemerintah.

Selain itu, BNNK juga melaksanakan penelitian teknis serta pendidikan teman sebaya antinarkotika dengan melibatkan sepuluh peserta.

Pada bidang rehabilitasi, BNN Kota Manado mencatat realisasi rehabilitasi berkelanjutan terhadap 30 orang, yang mayoritas merupakan penyalahguna zat adiktif non-narkotika seperti lem dan zat inhalan lainnya.

“Rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika dilakukan melalui kerja sama dengan Polresta Manado dan BNN Provinsi Sulawesi Utara melalui Tim Asesmen Terpadu,” ujarnya.

Selain itu, BNNK Manado juga melatih lima orang agen pemulihan yang telah kembali ke wilayah masing-masing untuk berperan sebagai agen pemulihan berbasis masyarakat.

Layanan rehabilitasi di BNNP dan BNNK Manado telah melayani 36 orang, sementara layanan surat keterangan hasil pemeriksaan narkoba tercatat sebanyak 111 orang.

Hingga saat ini, terdapat tiga lembaga rehabilitasi yang beroperasi serta satu lembaga yang melaksanakan intervensi berbasis masyarakat di Kelurahan Karame sebagai kelurahan bersih narkoba.

“Di bidang pemberantasan, BNN Kota Manado melaksanakan layanan asesmen terpadu terhadap 16 orang, melebihi target awal sebanyak 12 orang,” katanya.

Untuk penanganan berkas perkara tindak pidana narkotika, Ivanto menyebutkan masih ditangani oleh BNN Provinsi Sulawesi Utara.

Selain itu, BNNK juga mencanangkan Kelurahan Bersinar di Kelurahan Dendengan serta rutin melaksanakan tes urine di lingkungan pemerintahan dan swasta.

Ivanto berharap, seluruh program yang telah dilaksanakan dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang demi mewujudkan masyarakat Kota Manado yang lebih sehat dan bersih dari penyalahgunaan narkoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....