Program SPHP Jagung Resmi Sasar 2.109 Peternak Rakyat
- 25 Sep 2025 16:06 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (NFA) resmi meluncurkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung untuk membantu peternak rakyat. Penugasan pelaksanaan diberikan kepada Perum Bulog dengan menggunakan stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) sebanyak 52.400 ton.
Jagung pakan tersebut disalurkan dengan harga Rp 5.500 per kilogram hingga ke peternak, dengan total anggaran subsidi Rp 78,6 miliar. Program ini ditujukan kepada 2.109 peternak rakyat di 16 provinsi yang sudah diverifikasi bersama Kementerian Pertanian dan Bulog. Rinciannya meliputi 192 peternak mikro, 1.693 peternak kecil, dan 224 peternak menengah.
Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah menjaga keseimbangan petani dan peternak.
“Mulai minggu ini pemerintah memulai SPHP jagung pakan dengan harga Rp 5.500 per kilogram untuk peternak rakyat. Ini sesuai arahan Presiden Prabowo bahwa pemerintah harus hadir bagi produsen pangan dalam negeri. Kita jaga petani jagung agar tetap menanam, dan peternak unggas tetap bisa berproduksi,” ujar Arief saat launching di Kantor NFA, Jakarta, Rabu (24/9/2025).
| Baca juga: Kabar Baik, Bansos PKH BPNT Cair April 2026 |
Menurutnya, stok CJP tahun ini sepenuhnya bersumber dari produksi dalam negeri sehingga tidak ada impor jagung. Arief menambahkan, SPHP jagung juga diharapkan menekan harga pakan yang kini rata-rata menyentuh Rp 6.736 per kilogram atau 16,14 persen di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Kondisi tersebut berdampak pada kenaikan harga telur dan daging ayam di tingkat konsumen.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, mengapresiasi peluncuran program ini dan menegaskan pentingnya validasi data penerima. Sementara itu, Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Kendal, Suwardi, menyebut SPHP jagung hadir di saat yang tepat tanpa merugikan petani.
Peluncuran program turut dihadiri Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan NFA I Gusti Ketut Astawa, Direktur Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Rachmi Widiriani, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto, serta perwakilan koperasi dan asosiasi peternak unggas.
(Fika Hamzah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....