Ceker Ayam, Lezat dan Bergizi Kaya Nutrisi

  • 16 Feb 2026 09:18 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Ceker ayam, meski sering dianggap kurang menarik untuk dikonsumsi, ternyata menyimpan beragam manfaat kesehatan. Bagian kaki ayam ini kaya akan kolagen, protein, kalsium, dan gelatin yang bermanfaat bagi tubuh, mulai dari menjaga kesehatan kulit hingga memperkuat tulang dan sendi. Selain itu, ceker ayam juga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka, menjaga sistem pencernaan, meningkatkan imunitas, dan mencegah anemia.

Di Indonesia, ceker ayam menjadi salah satu bahan makanan yang populer. Banyak masyarakat mengolahnya menjadi beragam hidangan, seperti sup, soto, mi ayam, ayam kecap, hingga dimsum. Tidak hanya lezat, ceker ayam juga dapat dijadikan makanan pendamping bagi anak-anak, meski orangtua tetap perlu berhati-hati dalam penyajiannya karena tulang kecil pada jari-jarinya berpotensi menyebabkan tersedak.

Kandungan Nutrisi Ceker Ayam

Menurut data dari laman polri.go.id ceker ayam matang mengandung protein, lemak, kalsium, zat besi, fosfor, selenium, zinc, kolin, vitamin B kompleks, dan vitamin K. Selain itu, ceker ayam juga merupakan sumber gelatin dan kolagen yang baik, yang menjadi kunci bagi berbagai manfaat kesehatan.

Kolagen yang terkandung dalam ceker ayam tidak hanya bermanfaat untuk kecantikan kulit, tetapi juga membantu menjaga kesehatan jantung. Kolagen memberikan struktur pada arteri dan pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Kekurangan kolagen dapat membuat arteri rapuh, yang berisiko memicu aterosklerosis, serangan jantung, hingga stroke.

Manfaat Kesehatan Ceker Ayam

Beberapa manfaat utama mengonsumsi ceker ayam antara lain:

  1. Mencegah Osteoporosis
    Ceker ayam mengandung protein, kalsium, dan kolagen yang dapat mendukung pembentukan tulang dan menjaga kekuatannya. Asupan nutrisi ini membantu menurunkan risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis, terutama pada lansia.
  2. Baik untuk Kesehatan Jantung dan Kulit
    Selain kolagen, ceker ayam juga kaya akan asam hialuronat yang berperan dalam mempertahankan kelembaban kulit. Kandungan ini membantu mencegah penuaan kulit dan menjaga elastisitas. Untuk kesehatan jantung, kolagen membantu memperkuat dinding arteri sehingga risiko penyakit kardiovaskular dapat ditekan.
  3. Mencegah Anemia
    Kandungan zat besi, folat, dan vitamin B12 pada ceker ayam menjadikannya salah satu sumber makanan yang dapat mencegah anemia. Namun, untuk hasil optimal, disarankan mengombinasikannya dengan sumber zat besi lain seperti daging sapi, hati, ikan, dan kacang-kacangan.
  4. Membantu Keseimbangan Hormon
    Ceker ayam juga kaya akan seng, yang dapat memenuhi setidaknya sepertiga kebutuhan tubuh per porsi. Seng berperan penting dalam keseimbangan hormon. Selain itu, lemak dan kolagen dalam ceker ayam membantu menjaga suplai darah ke titik kendali hormonal, termasuk kelenjar di otak. Asam amino arginin yang terkandung juga berfungsi membantu pelepasan hormon untuk meredakan stres.

Cara Konsumsi yang Aman

Ceker ayam diolah dengan cara yang tepat. Menggoreng ceker ayam sebaiknya dihindari karena dapat menurunkan nilai nutrisi dan menambah kandungan lemak trans serta kolesterol, yang kurang baik bagi jantung. Alternatif terbaik adalah mengolah ceker menjadi kaldu untuk sup atau mencampurkannya dalam masakan berkuah. Metode ini menjaga kandungan kolagen, protein, dan mineral tetap optimal. Selain itu, orangtua perlu berhati-hati ketika memberikan ceker ayam kepada anak-anak. Bagian tulang yang kecil pada jari-jarinya bisa menyebabkan tersedak. Potongan yang lebih kecil atau penggunaan ceker ayam sebagai kaldu dapat menjadi solusi aman.

Popularitas Ceker Ayam di Indonesia

Ayam menjadi salah satu bahan pangan yang paling banyak dikonsumsi di dunia, termasuk di Indonesia. Hampir seluruh bagian ayam bisa diolah menjadi hidangan lezat, termasuk ceker. Tidak sedikit masyarakat yang menjadikan ceker ayam sebagai menu favorit karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang unik. Bahkan, ada mitos populer yang menyebutkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi ceker ayam akan lebih lincah, sehingga beberapa orangtua memasukkan ceker ke dalam menu makan anak mereka.

Meski masih ada sebagian orang yang kurang menyukai hidangan ini karena tampilannya yang sederhana, ceker ayam tetap memiliki tempat tersendiri di meja makan masyarakat Indonesia. Dengan pengolahan yang tepat, ceker ayam tidak hanya lezat tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....