Kulit Kentang Kaya Antioksidan Nutrisi Tersembunyi
- 04 Feb 2026 15:10 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Kentang, salah satu bahan pangan yang akrab di dapur masyarakat Indonesia, selama ini lebih sering dikonsumsi setelah dikupas. Padahal, kulit kentang yang sering dibuang begitu saja ternyata menyimpan segudang nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Menurut informasi yang dikutip dari laman polri.go.id kulit kentang kaya akan serat, kalium, zat besi, vitamin C, folat, serta antioksidan seperti polifenol dan flavonoid. Nutrisi-nutrisi tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh hingga menjaga kesehatan jantung. Kulit kentang memang sering dianggap limbah dapur, padahal kandungan nutrisinya bahkan lebih tinggi dibandingkan bagian kentang yang biasa dikonsumsi.
Nutrisi yang Terkandung dalam Kulit Kentang
Kulit kentang memiliki berbagai vitamin dan mineral yang mendukung fungsi tubuh. Kandungan vitamin C dan kalium pada kulit kentang sangat baik untuk menjaga tekanan darah dan memperkuat sistem imun. Selain itu, kandungan serat pada kulit kentang diketahui paling tinggi dibandingkan bagian kentangnya. Serat ini, terutama jenis serat tidak larut, berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah sembelit.
Tidak hanya itu, kulit kentang juga mengandung folat dan antioksidan yang jumlahnya bahkan 12 kali lebih banyak dibandingkan kentang bagian dalam. Polifenol yang terkandung dalam kulit kentang juga tinggi, sehingga dapat membantu melawan radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit kronis.
Selain vitamin dan mineral, kulit kentang juga mengandung berbagai mineral penting seperti zat besi, magnesium, fosfor, kalsium, tembaga, dan seng. Kombinasi zat gizi ini berperan dalam menjaga kepadatan tulang, serta mengurangi risiko osteoporosis, terutama pada wanita.
Manfaat Kulit Kentang bagi Kesehatan
Beberapa manfaat kulit kentang bagi kesehatan tubuh antara lain:
- Mencegah infeksi
Kandungan vitamin C dan antioksidan pada kulit kentang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Nutrisi ini berperan dalam melawan kuman penyebab penyakit infeksi, seperti batuk dan pilek. - Mencegah dan mengatasi sembelit
Serat dalam kulit kentang berperan penting dalam meningkatkan kesehatan usus, sehingga rutin mengonsumsi kentang dengan kulitnya dapat mencegah dan mengatasi masalah sembelit. - Menurunkan tekanan darah
Kandungan kalium yang tinggi pada kulit kentang membantu tubuh membuang kelebihan garam. Hal ini berkontribusi dalam mengontrol tekanan darah dan mencegah hipertensi. - Mendukung kesehatan jantung
Asupan kalium yang cukup, termasuk dari kulit kentang, dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kesehatan jantung. Meski tidak secara langsung menyembuhkan penyakit jantung, konsumsi kentang dengan kulitnya membantu menjaga fungsi jantung tetap optimal. - Mencegah risiko kanker
Folat dan antioksidan yang terdapat pada kulit kentang diyakini dapat mengurangi risiko terkena beberapa jenis kanker, seperti kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, dan pankreas.
Tips Mengonsumsi Kentang dengan Kulitnya
Agar manfaat kulit kentang dapat diperoleh secara optimal, kentang sebaiknya dikonsumsi bersama kulitnya. Namun, penting untuk membersihkannya dengan baik sebelum diolah, mengingat kulit kentang bisa mengandung sisa pestisida atau kotoran. Kentang dapat direbus, dikukus, dipanggang, atau digoreng ringan bersama kulitnya sesuai selera.
Dengan mengetahui berbagai manfaat kulit kentang, masyarakat diharapkan tidak lagi membuang kulit kentang begitu saja. Selain hemat, mengonsumsi kentang utuh termasuk kulitnya dapat menambah asupan nutrisi penting bagi tubuh, sekaligus mendukung kesehatan pencernaan, jantung, tulang, hingga daya tahan tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....