Daun Suji: Pewarna Alami Hijau dalam Kuliner Tradisional
- 16 Jan 2026 10:53 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Daun suji adalah daun dari tanaman Dracaena angustifolia atau Pleomele angustifolia yang banyak tumbuh di kawasan Asia Tenggara. Daun ini memiliki warna hijau tua dan dikenal luas di Indonesia sebagai bahan alami untuk memberi warna hijau pada makanan tradisional, terutama kue dan jajanan pasar.
| Baca juga: Resep dan Cara Buat Kue Basah Nagasari Enak |
Sebagaimana dikutip dari laman specialtyproduce.com Daun suji berbeda dengan daun pandan karena tidak memiliki aroma yang kuat. Meski demikian, daun suji unggul dalam menghasilkan warna hijau yang lebih pekat dan stabil, sehingga sering digunakan sebagai pewarna alami tanpa memengaruhi rasa makanan.
Dilansir dari laman www.healthline.com Dalam dunia kuliner, daun suji biasanya dihaluskan atau diblender, kemudian diambil sarinya untuk dicampurkan ke dalam adonan. Pewarna alami dari daun suji banyak digunakan pada pembuatan klepon, dadar gulung, putu ayu, cenil, serabi, hingga berbagai jenis kue basah tradisional lainnya.
Warna hijau pada daun suji berasal dari kandungan klorofil yang tinggi. Klorofil merupakan pigmen alami pada tumbuhan yang berperan dalam proses fotosintesis dan juga banyak dimanfaatkan sebagai pewarna alami dalam industri makanan untuk menggantikan zat pewarna sintetis.
Selain berfungsi sebagai pewarna, daun suji juga diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, tanin, dan antioksidan. Kandungan ini berpotensi membantu menangkal radikal bebas, meskipun pemanfaatannya sebagai bahan kesehatan masih memerlukan penelitian ilmiah lanjutan.
Di luar penggunaan kuliner, ekstrak daun suji juga mulai dikaji sebagai bahan pewarna alami untuk tekstil dan produk ramah lingkungan. Warna hijau yang dihasilkan dianggap lebih aman dan berkelanjutan dibandingkan pewarna kimia, sejalan dengan tren global penggunaan bahan alami.
Secara keseluruhan, daun suji merupakan tanaman lokal yang memiliki nilai tinggi sebagai pewarna alami makanan. Selain mempertahankan kekayaan kuliner tradisional, penggunaan daun suji juga mendukung gaya hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan dengan mengurangi ketergantungan pada bahan sintetis.
(Stanly Kalumata)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....