Ceker Ayam, Sumber Kolagen Alami Baik untuk Tubuh

  • 02 Jan 2026 21:28 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Ceker ayam merupakan salah satu bagian ayam yang cukup populer di Indonesia dan kerap diolah menjadi berbagai hidangan, seperti sup, soto, mi ayam, hingga masakan pedas. Meski sebagian orang menganggapnya kurang menarik, ceker ayam ternyata menyimpan beragam manfaat kesehatan bagi tubuh.

Seperti dikutip dari laman polri.go.id ceker ayam mengandung berbagai nutrisi penting, antara lain protein, lemak, kalsium, zat besi, fosfor, selenium, zinc, kolin, vitamin B kompleks, dan vitamin K. Selain itu, ceker ayam juga dikenal sebagai sumber gelatin dan kolagen alami yang cukup tinggi.

Kandungan kolagen pada ceker ayam berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kelembapan kulit, memperkuat struktur pembuluh darah, melindungi saluran pencernaan, serta mendukung kesehatan tulang dan sendi. Kolagen juga membantu mencegah penuaan dini dan menjaga kekuatan jaringan tubuh.

Tak hanya itu, mineral seperti kalsium, magnesium, kalium, dan fosfor dalam ceker ayam berfungsi mendukung sirkulasi darah, menjaga kesehatan saraf dan jantung, serta meningkatkan kepadatan tulang. Konsumsi ceker ayam secara tepat dinilai dapat membantu mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis, terutama pada usia lanjut.

Ceker ayam juga mengandung glukosamin yang bermanfaat untuk menjaga kekuatan sendi dan membantu mengurangi risiko radang atau nyeri sendi. Selain itu, asam amino, kolagen, dan gelatin di dalamnya berperan dalam menjaga kesehatan gusi serta mempercepat proses penyembuhan luka melalui regenerasi jaringan otot, tulang, dan saraf.

Manfaat lainnya, kolagen dalam ceker ayam turut mendukung kesehatan jantung dengan membantu menjaga kekuatan arteri dan pembuluh darah. Kekurangan kolagen dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi rapuh dan meningkatkan risiko aterosklerosis, yang berpotensi memicu serangan jantung dan stroke.

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi ceker ayam tetap perlu diperhatikan. Kulit ceker mengandung lemak, sehingga sebaiknya dikonsumsi dalam porsi wajar dan diolah dengan cara yang sehat. Bagi yang tidak terbiasa mengonsumsinya secara langsung, ceker ayam dapat diolah menjadi kaldu agar nutrisinya tetap dapat diperoleh.

Selain itu, kebersihan dalam pengolahan ceker ayam menjadi hal penting. Ceker harus dibersihkan dengan benar sebelum dimasak agar aman dan layak dikonsumsi. Dengan pengolahan yang tepat dan konsumsi yang seimbang, ceker ayam dapat menjadi salah satu sumber nutrisi alami yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

(Lidya Saweho)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....