Benarkah Uang Kertas Menjadi Sumber Penyakit Menular pada Manusia?
- 29 Sep 2026 10:00 WIB
- Manado
RRI.CO.ID,Manado - Uang kertas yang digunakan setiap hari ternyata dapat menjadi tempat menempelnya berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri dan jamur yang berpotensi menyebabkan penyakit. Uang yang berpindah tangan berkali-kali memungkinkan kuman menempel pada permukaannya. Namun, benarkah memegang uang kertas dapat menyebabkan penyakit menular?
Dari laman Stability of Pathogens on Banknotes and Coins: A Narrative Review (2023) Journal of Medical Virology. Sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan bahwa uang kertas memang dapat terkontaminasi mikroorganisme. Meski demikian, keberadaan kuman pada uang tidak secara otomatis berarti seseorang akan tertular penyakit setelah memegangnya.
Sebuah tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam Journal of Medical Virology pada 2023 menyimpulkan bahwa uang kertas dan koin dapat menjadi tempat bertahannya berbagai mikroorganisme. Namun, berdasarkan bukti yang tersedia, uang bukanlah sumber penularan penyakit yang memiliki risiko khusus bagi masyarakat umum.
Uang kertas sering berpindah tangan, mulai dari pedagang, pembeli, pengemudi transportasi, hingga masyarakat umum. Selama proses tersebut, uang dapat terpapar kuman dari tangan, permukaan benda, maupun lingkungan yang kurang bersih.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Microorganisms pada 2022 menemukan bahwa sejumlah bakteri dapat bertahan hidup pada uang kertas dalam kondisi tertentu. Lama bertahannya bakteri dipengaruhi oleh jenis bahan uang, suhu, dan kelembapan.
Beberapa jenis bakteri yang pernah ditemukan pada uang kertas antara lain Escherichia coli (E. coli), Staphylococcus aureus, dan Salmonella. Mikroorganisme tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan, terutama jika masuk ke dalam tubuh melalui jalur penularan yang sesuai.
Bagaimana uang kertas dapat menularkan penyakit?
Penularan dapat terjadi apabila mikroorganisme yang menempel pada uang berpindah ke tangan, kemudian masuk ke tubuh melalui mulut,hidung,mata,atau makanan yang dikonsumsi tanpa mencuci tangan.
Sebagai contoh,seseorang yang memegang uang yang terkontaminasi kemudian langsung makan menggunakan tangan yang sama berpotensi memindahkan mikroorganisme ke makanan.
Meski demikian,risiko penularan bergantung pada jenis mikroorganisme,jumlah kuman,kemampuan bertahan hidup,serta kondisi kesehatan orang yang terpapar. Penelitian mengenai kontaminasi uang belum membuktikan bahwa setiap orang yang memegang uang berisiko mengalami infeksi.
Apa saja penyakit yang berpotensi ditularkan?
Beberapa mikroorganisme yang pernah ditemukan pada uang dapat berkaitan dengan penyakit berikut.
- Diare dan gangguan pencernaan: bakteri seperti E. coli dan Salmonella dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan.
- Infeksi kulit: bakteri Staphylococcus aureus dapat menyebabkan infeksi kulit, terutama jika masuk melalui luka.
- Infeksi lainnya: beberapa virus dan mikroorganisme lain dapat bertahan pada permukaan uang dalam kondisi tertentu, meskipun risiko penularannya melalui uang masih belum dapat dipastikan
Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa mikroorganisme tertentu dapat bertahan pada uang kertas. Namun, hasil penelitian laboratorium tidak selalu menggambarkan risiko penularan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagaimana cara mencegah penularan penyakit melalui uang?
Masyarakat dapat melakukan beberapa langkah sederhana untuk mengurangi risiko penularan penyakit melalui uang, antara lain:
- Mencuci tangan dengan sabun setelah memegang uang, terutama sebelum makan atau menyiapkan makanan.
- Menghindari kebiasaan menyentuh wajah ketika tangan belum dibersihkan setelah memegang uang.
- Tidak membasahi jari dengan air liur saat menghitung uang.
- Menjaga kebersihan tempat penyimpanan uang dan menghindari menyimpan uang bersama makanan.
- Menjaga kebersihan saat berjualan, terutama bagi pedagang yang menangani uang sekaligus menyiapkan makanan.
Kebiasaan mencuci tangan merupakan langkah penting untuk mengurangi kemungkinan perpindahan kuman dari benda yang sering disentuh ke tubuh manusia.
Kesimpulan: Benarkah uang kertas menjadi sumber penyakit?
Uang kertas memang dapat menjadi tempat menempelnya bakteri, jamur, dan mikroorganisme lainnya. Beberapa di antaranya berpotensi menyebabkan penyakit pada manusia.
Namun, belum ada bukti kuat bahwa memegang uang kertas dalam aktivitas sehari-hari secara langsung menjadi penyebab utama penularan penyakit. Masyarakat tidak perlu takut menggunakan uang tunai, tetapi tetap harus menjaga kebersihan tangan dan makanan.
Dengan menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, risiko penularan mikroorganisme melalui uang dapat dikurangi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....