Berjemur Berlebihan di Bawah Sinar Matahari Dapat Membahayakan Kesehatan

  • 07 Sep 2026 08:18 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID,Manado - Berjemur di bawah sinar matahari dalam waktu yang cukup dapat membantu tubuh mendapatkan vitamin D. Namun, paparan sinar matahari secara berlebihan, terutama radiasi ultraviolet (UV), dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Salah satu dampak yang paling umum adalah kulit terbakar (sunburn). Kondisi ini dapat menyebabkan kulit menjadi merah, terasa panas, nyeri, bahkan melepuh. Paparan sinar UV yang terlalu sering juga dapat mempercepat penuaan kulit, seperti munculnya kerutan, flek hitam, dan perubahan tekstur kulit.

Selain berdampak pada kulit, terlalu lama berada di bawah terik matahari juga dapat menyebabkan dehidrasi dan heat exhaustion. Seseorang dapat mengalami rasa haus berlebihan, pusing, lemas, sakit kepala, mual, hingga berkeringat secara berlebihan. Jika kondisi tersebut semakin parah, paparan panas dapat berkembang menjadi heatstroke, yang merupakan keadaan darurat medis.

Dalam jangka panjang, paparan radiasi UV secara berlebihan dan berulang juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Karena itu, masyarakat dianjurkan untuk tidak berlebihan saat berjemur dan melindungi diri dari paparan matahari yang terlalu kuat.

Perlindungan dapat dilakukan dengan menggunakan tabir surya dengan SPF yang sesuai, mengenakan pakaian yang menutupi kulit, memakai topi atau kacamata hitam, serta mencari tempat teduh ketika matahari sedang terik. Mencukupi kebutuhan cairan juga penting untuk mencegah dehidrasi.

Dengan melakukan perlindungan yang tepat, masyarakat tetap dapat memperoleh manfaat dari aktivitas di luar ruangan tanpa mengabaikan risiko kesehatan akibat paparan sinar matahari berlebihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....