Sering Buang Air Kecil? Kenali Kaitannya dengan Prostat
- 31 Agt 2026 22:18 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Sering buang air kecil, terutama pada malam hari, merupakan keluhan yang cukup umum pada pria, khususnya ketika memasuki usia lanjut. Salah satu penyebab yang perlu diperhatikan adalah pembesaran prostat jinak (BPH). Prostat berada di bawah kandung kemih dan mengelilingi sebagian saluran urine. Ketika prostat membesar, saluran tersebut dapat menyempit sehingga aliran urine menjadi kurang lancar.
Mengutip MayoClinic, pembesaran prostat dapat menimbulkan berbagai perubahan pada pola buang air kecil. Penderitanya mungkin merasa lebih sering ingin berkemih, sulit memulai aliran urine, harus mengejan, atau merasakan aliran urine melemah dan terputus-putus. Setelah selesai buang air kecil pun, masih dapat muncul sensasi bahwa kandung kemih belum benar-benar kosong.
Keluhan lain yang cukup sering terjadi adalah buang air kecil pada malam hari (nokturia). Seseorang mungkin terbangun satu kali atau bahkan beberapa kali untuk berkemih. Kondisi ini tentu dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat tubuh terasa lelah pada siang hari. Namun, sering buang air kecil pada malam hari tidak selalu disebabkan oleh prostat karena dapat pula berkaitan dengan banyak minum sebelum tidur, diabetes, obat tertentu, atau kondisi kesehatan lainnya.
Penting untuk membedakan pembesaran prostat jinak dengan masalah prostat lainnya. Kanker prostat tidak selalu menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi penting bagi pria sesuai usia dan faktor risikonya. Keluhan berkemih juga dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih, batu saluran kemih, atau gangguan pada kandung kemih.
Segera periksakan diri apabila sering buang air kecil disertai darah dalam urine, nyeri hebat, demam, kesulitan berat untuk mengeluarkan urine, atau bahkan tidak dapat buang air kecil sama sekali. Dokter dapat melakukan wawancara mengenai keluhan, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Jadi, sering buang air kecil memang bisa berkaitan dengan prostat, tetapi tidak otomatis berarti seseorang mengalami penyakit prostat. Mengenali perubahan pola berkemih dan tidak mengabaikan keluhan yang menetap merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan saluran kemih dan prostat. Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin tepat pula penanganan yang dapat diberikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....