Hepatitis B Masih Jadi Ancaman Terbesar di Indonesia
- 26 Jul 2026 00:13 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Hepatitis B masih menjadi jenis hepatitis yang paling banyak ditemukan di Indonesia dan menjadi penyebab utama berbagai penyakit hati kronis, termasuk sirosis hingga kanker hati. Karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan melalui vaksinasi dan deteksi dini.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso, Melati Hidayanti, menjelaskan hepatitis merupakan peradangan pada organ hati yang umumnya disebabkan infeksi virus. Namun, penyakit ini juga dapat dipicu konsumsi alkohol berlebihan, penyakit autoimun, penggunaan obat tertentu hingga perlemakan hati.
"Di Indonesia, yang paling banyak ditemukan adalah hepatitis B. Penyakit ini sering menjadi penyebab sirosis maupun kanker hati," kata dr. Melati dalam Talkshow Keluarga Sehat Kementerian Kesehatan RI.
| Baca juga: Manfaat Olahraga Padel, Tips Melakukannya |
Ia menjelaskan terdapat lima jenis hepatitis, yakni A, B, C, D, dan E. Hepatitis A dan E umumnya menular melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, sedangkan hepatitis B, C, dan D menyebar melalui darah maupun cairan tubuh.
Menurutnya, hepatitis B dan C menjadi perhatian karena dapat berkembang menjadi penyakit kronis tanpa menimbulkan gejala selama bertahun-tahun.
"Sering kali penderita tidak merasakan keluhan pada tahap awal. Saat gejala muncul, biasanya kerusakan hati sudah mulai terjadi," ujarnya.
Gejala hepatitis antara lain tubuh mudah lelah, mual, muntah, nafsu makan menurun, nyeri di perut kanan atas, urine berwarna gelap, hingga mata dan kulit menguning.
Untuk mencegah komplikasi, dr. Melati menekankan pentingnya skrining, terutama bagi ibu hamil, tenaga kesehatan, pengguna narkoba suntik, pasien cuci darah, maupun orang yang memiliki anggota keluarga dengan hepatitis.
"Lebih baik diketahui sejak dini daripada baru terdeteksi ketika sudah berkembang menjadi sirosis atau kanker hati," katanya.
Selain pemeriksaan rutin, vaksinasi hepatitis B, perilaku hidup bersih dan sehat, serta penggunaan alat medis yang steril juga menjadi langkah penting untuk menekan angka penularan penyakit tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....