Manfaat Biji Duku Bagi Kesehatan

  • 22 Jul 2026 17:35 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID,Manado - Biji duku selama ini lebih sering dibuang karena memiliki rasa pahit dan dianggap tidak bermanfaat. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bagian buah tersebut mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi dimanfaatkan dalam bidang kesehatan maupun sebagai bahan alami pengendali hama.

Hasil penelitian yang dipublikasikan oleh Konda, J.P., Siampa, J.P., Tallei, T.E., dan tim pada 2020 berjudul Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Biji Langsat dan Duku dengan Metode DPPH mengungkap bahwa biji duku (Lansium domesticum) mengandung berbagai senyawa bioaktif, di antaranya alkaloid, flavonoid, tanin, triterpenoid, steroid, dan saponin. Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki aktivitas biologis yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan.

Selain berpotensi sebagai sumber antioksidan, biji duku juga menjadi perhatian dalam penelitian terkait pengendalian vektor penyakit. Sejumlah studi di Indonesia melaporkan bahwa ekstrak etanol biji duku memiliki aktivitas larvasida terhadap larva Aedes aegypti, nyamuk yang menjadi penyebab demam berdarah dengue (DBD).

Temuan tersebut membuka peluang pemanfaatan biji duku sebagai bahan alami yang lebih ramah lingkungan dibandingkan larvasida sintetis. Pengembangan bahan berbasis tanaman lokal dinilai dapat menjadi alternatif dalam mendukung upaya pengendalian penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.

Meski demikian, para peneliti mengingatkan bahwa manfaat biji duku bagi kesehatan masih berada pada tahap penelitian awal. Hingga kini belum terdapat bukti ilmiah yang cukup untuk merekomendasikan konsumsi biji duku secara langsung sebagai obat maupun suplemen.

Masyarakat diimbau untuk tidak mengonsumsi biji duku sebagai pengobatan mandiri tanpa dasar ilmiah yang kuat. Penggunaan bahan herbal tetap perlu memperhatikan aspek keamanan dan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.

Dengan semakin berkembangnya penelitian, biji duku berpotensi menjadi sumber bahan alami bernilai tinggi, baik untuk pengembangan produk kesehatan maupun pengendalian vektor penyakit. Pemanfaatan limbah buah tersebut juga dapat meningkatkan nilai ekonomi tanaman duku sekaligus mengurangi limbah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....