Pemdes Lembean Bentuk Desa Siaga TBC

  • 12 Jul 2026 22:24 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID: Minut - Pemerintah Desa Lembean, Kecamatan Kauditan, mengambil langkah tegas dalam upaya penanggulangan Tuberkulosis atau TBC. Bersama Puskesmas Kauditan, Pemdes Lembean menggelar “Gerakan Bersama Penguatan Desa Siaga TBC” pada Kamis, 9 Juli 2026 di Balai Desa Lembean.

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten II Setda Minut, Robby Parengkuan, S.H yang mewakili Bupati Minut, Joune Ganda. Dalam sambutannya Robby menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas TBC.

“Pemerintah Indonesia sudah memulai upaya penanggulangan TBC sejak tahun 2020. Target kita jelas, Indonesia harus bebas TBC pada tahun 2030,” kata Robby.

Ia juga menekankan bahwa penanganan TBC bukan hanya tugas pemerintah. Dibutuhkan peran aktif masyarakat sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan pengendalian.

“Pengobatan TBC punya tantangan tersendiri. Karena itu sinergi semua pihak adalah langkah strategis yang harus terus kita jaga. Saya berharap masyarakat Lembean bisa bahu-membahu mendukung program ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Minut, Drs. Alan Mingkid menjelaskan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang menjadi salah satu prioritas program kesehatan Presiden.

Untuk mempermudah deteksi, Pemkab Minut telah menyiapkan alat khusus di beberapa fasilitas kesehatan.

“Alat untuk mendeteksi TBC sudah ada di Puskesmas Kauditan, Puskesmas Kema, Puskesmas Tatelu, dan RS MWM. Manfaatkan fasilitas ini jika ada gejala batuk lebih dari 2 minggu atau gejala lain yang mencurigakan,” imbau Kadis.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kauditan Filma Anthoni, S. dan Kapus Kauditan dr. Theresia Tiow bersama perangkat desa dan kader kesehatan.

Melalui “Desa Siaga TBC” ini, Pemdes Lembean berharap dapat menekan angka kasus TBC dan menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....