Kebiasaan yang Harus Dihindari oleh Penderita Maag

  • 12 Jun 2026 15:59 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Maag atau dispepsia merupakan gangguan pencernaan yang umum terjadi dan ditandai dengan keluhan seperti nyeri ulu hati, perut terasa penuh, kembung, mual, atau sensasi terbakar di dada. Para ahli kesehatan menekankan bahwa selain pengobatan, perubahan pola hidup dan pola makan sangat penting untuk membantu mengendalikan gejala.

Dari laman National Health Service, beberapa kebiasaan yang perlu dihindari:

1. Terlambat atau Melewatkan Waktu Makan

Pola makan yang tidak teratur dapat memicu peningkatan produksi asam lambung dan memperburuk gejala pada sebagian penderita maag. Oleh karena itu, makan secara teratur dianjurkan untuk membantu menjaga kenyamanan lambung.

2.Mengonsumsi makanan pedas,berlemak,dan terlalu asam secara berlebihan

Makanan tertentu dapat menjadi pemicu gejala pada sebagian orang, termasuk makanan pedas, berlemak tinggi, dan makanan atau minuman yang bersifat asam. Penderita dianjurkan mengenali makanan yang memicu keluhannya dan membatasi konsumsinya.

3.Minum kopi dan minuman berkafein berlebihan

Kafein dapat memperburuk keluhan pada sebagian penderita gangguan lambung atau refluks asam lambung. Mengurangi konsumsi kopi, teh berkafein tinggi, dan minuman energi dapat membantu mengurangi gejala.

4.Merokok

Merokok dapat melemahkan mekanisme pelindung saluran pencernaan dan meningkatkan risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kebiasaan ini juga dapat memperlambat proses penyembuhan gangguan lambung.

5.Langsung berbaring setelah makan

Berbaring atau tidur segera setelah makan dapat meningkatkan risiko refluks asam lambung. Ahli kesehatan umumnya menyarankan menunggu sekitar dua hingga tiga jam setelah makan sebelum berbaring.

6.Mengelola stres dengan buruk

Stres tidak selalu menjadi penyebab utama maag, tetapi dapat memperburuk gejala yang sudah ada. Aktivitas relaksasi, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup dapat membantu mengurangi keluhan.

Menjaga pola makan teratur, menghindari makanan pemicu, tidak merokok, membatasi kafein, serta tidak langsung tidur setelah makan merupakan langkah penting untuk membantu mengendalikan gejala maag. Jika keluhan berlangsung lama atau semakin berat, penderita disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....