Hidup Bersih Cegah Cacing Pita dengan Kebiasaan Sehat

  • 25 Mar 2026 10:48 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Infeksi cacing pita menjadi salah satu penyakit parasit yang perlu diwaspadai masyarakat. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, terutama mereka yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi buruk atau sering mengonsumsi makanan yang tidak diolah dengan baik dan tidak higienis.

Cacing pita atau Taenia merupakan parasit berbentuk pipih yang memiliki banyak ruas di sepanjang tubuhnya. Parasit ini dapat hidup dalam tubuh manusia selama bertahun-tahun, bahkan dilaporkan mampu bertahan hingga puluhan tahun. Dalam kondisi dewasa, cacing pita juga dapat tumbuh sangat panjang hingga mencapai sekitar 25 meter.

Berdasarkan informasi dari laman resmi polri.go.id infeksi cacing pita terjadi ketika larva atau telur parasit masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Kondisi ini sering kali berkaitan dengan konsumsi makanan mentah atau setengah matang, terutama daging yang tidak dimasak dengan benar.

Gejala Infeksi Cacing Pita

Infeksi cacing pita atau taeniasis dan cysticercosis dapat menimbulkan berbagai gejala pada penderitanya. Gejala yang umum muncul antara lain demam, diare, sakit perut, mual, penurunan nafsu makan, serta penurunan berat badan yang signifikan. Dalam jangka panjang, infeksi ini juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi dalam tubuh sehingga menyebabkan kekurangan gizi. Meski sering kali tergolong ringan pada tahap awal, infeksi cacing pita dapat menjadi serius apabila tidak segera ditangani. Dalam beberapa kasus, larva dapat menyebar ke organ tubuh lain dan menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

Penyebab dan Cara Penularan

Cacing pita merupakan parasit yang dapat ditemukan pada hewan ternak seperti sapi, babi, dan domba. Jenis cacing pita seperti Taenia solium biasanya terdapat pada daging babi, sedangkan Taenia saginata pada daging sapi.

Penularan terjadi ketika manusia mengonsumsi daging yang tidak dimasak hingga matang atau makanan yang telah terkontaminasi telur dan larva cacing pita. Selain itu, kebiasaan tidak mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas juga dapat meningkatkan risiko infeksi. Infeksi ini juga dapat menyebar melalui sayur dan buah yang tidak dicuci bersih, serta air yang sudah terkontaminasi parasit.

Cara Mencegah dan Mengatasi Infeksi Cacing Pita

Pencegahan infeksi cacing pita dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu langkah utama adalah menjaga kebersihan makanan, mulai dari proses penyimpanan hingga pengolahan. Masyarakat diimbau untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas, serta memastikan makanan disimpan dalam kondisi tertutup dan higienis, termasuk saat disimpan di dalam lemari pendingin.

Sayur dan buah juga harus dicuci hingga benar-benar bersih sebelum dikonsumsi. Jika diperlukan, bahan makanan tersebut dapat diolah lebih lanjut dengan cara direbus atau dimasak untuk mengurangi risiko kontaminasi pestisida maupun parasit. Selain itu, daging harus dimasak hingga matang sempurna. Daging utuh non-unggas disarankan dimasak pada suhu minimal 63 derajat Celsius, sedangkan daging giling pada suhu sekitar 71 derajat Celsius untuk memastikan parasit dan bakteri mati sepenuhnya.

Konsumsi makanan mentah atau setengah matang juga sebaiknya dihindari karena berisiko tinggi menjadi media penularan parasit. Penyimpanan bahan makanan hewani juga perlu diperhatikan, di mana daging dapat dibekukan selama 7 hingga 10 hari, dan ikan minimal 24 jam pada suhu sangat rendah untuk membunuh larva. Tidak hanya itu, kesehatan hewan peliharaan juga harus diperhatikan. Jika hewan peliharaan terinfeksi cacing pita, pemilik disarankan segera membawa ke dokter hewan dan menghindari kontak langsung selama masa pengobatan.

Pengobatan Infeksi Cacing Pita

Infeksi cacing pita dapat diobati dengan obat-obatan antiparasit yang direkomendasikan tenaga medis. Untuk balita biasanya diberikan dalam bentuk sirup, sedangkan anak usia sekolah umumnya diberikan tablet kunyah sesuai anjuran dokter.

Infeksi cacing pita merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan langkah sederhana, namun dampaknya bisa serius jika diabaikan. Kebiasaan menjaga kebersihan diri, makanan, dan lingkungan menjadi kunci utama untuk melindungi diri dari infeksi parasit ini. Dengan menerapkan pola hidup sehat dan waspada terhadap makanan yang dikonsumsi, risiko penularan cacing pita dapat ditekan secara signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....