Cegah Varises dengan Gaya Hidup Sehat

  • 17 Mar 2026 19:57 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Varises adalah kondisi yang umum terjadi di mana pembuluh darah vena melebar dan tampak jelas di permukaan kulit. Kondisi ini tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Menurut informasi yang dikutip dari laman resmi polri.go.id varises bukan sekadar masalah kosmetik seperti yang selama ini diyakini banyak orang, melainkan juga memiliki potensi menimbulkan komplikasi kesehatan.

Penyebab Varises

Penyebab utama varises adalah kegagalan katup dalam pembuluh darah vena yang menyebabkan aliran balik darah atau reflux. Kegagalan katup ini sering terjadi pada vena saphena besar dan vena saphena kecil, namun dapat juga terjadi pada vena perforator dan vena panggul. Faktor risiko lain yang turut mempengaruhi perkembangan varises antara lain usia, kehamilan, riwayat keluarga, serta gaya hidup tertentu.

Secara fisiologis, kondisi ini terjadi akibat lemah atau rusaknya katup vena. Darah yang seharusnya mengalir ke jantung justru tertahan dan menumpuk, sehingga pembuluh vena melebar dan menimbulkan tonjolan di atas permukaan kulit. Dalam kasus yang lebih serius, varises dapat menimbulkan nyeri, pembengkakan, hingga gangguan sirkulasi darah.

Pentingnya Olahraga dan Aktivitas Fisik

Olahraga yang melibatkan kaki secara teratur sangat efektif untuk mencegah varises, khususnya jenis spider veins atau pembuluh vena laba-laba. Olahraga seperti jalan santai, berenang, bersepeda, jogging, dan aerobik dapat melatih otot betis sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar. Namun, olahraga tertentu seperti angkat berat tidak disarankan bagi penderita varises. Aktivitas ini dapat menghalangi aliran darah dari kaki ke jantung, meningkatkan tekanan pada pembuluh vena, dan memperparah kondisi varises yang sudah ada.

Langkah Mandiri Mengatasi Varises

Bagi mereka yang ingin mencegah atau meringankan gejala varises, beberapa langkah sederhana di rumah dapat dilakukan:

  1. Tinggikan Posisi Kaki
    Saat berbaring, posisikan kaki lebih tinggi daripada dada. Lakukan selama 15 menit, 3–4 kali sehari. Langkah ini membantu mengurangi pembengkakan dan pegal pada kaki.
  2. Pijat Betis
    Memijat betis dengan losion atau minyak zaitun selama 15 menit setiap hari dapat memperlancar peredaran darah sekaligus mengurangi rasa pegal akibat berdiri atau duduk terlalu lama.
  3. Jaga Berat Badan Ideal
    Pola makan sehat dan hidrasi yang cukup (minimal 8 gelas air per hari) membantu menjaga sirkulasi darah tetap lancar dan mengurangi risiko varises.
  4. Olahraga Teratur
    Aktivitas fisik yang konsisten tidak hanya mencegah varises tetapi juga mengurangi gejala yang sudah muncul.
  5. Hindari Berdiri Terlalu Lama
    Mengubah posisi tubuh, duduk, atau meregangkan kaki secara berkala dapat membantu sirkulasi darah tetap lancar.
  6. Gunakan Stoking Kompresi
    Stoking ini memberikan tekanan pada kaki, membantu mencegah pembengkakan, dan memudahkan darah kembali ke jantung.

Perawatan Medis untuk Varises

Jika langkah-langkah mandiri tidak memberikan hasil yang optimal, perawatan medis menjadi pilihan. Dokter dapat menyarankan metode seperti skleroterapi, terapi laser, atau prosedur bedah, tergantung tingkat keparahan kondisi. Tujuan perawatan medis bukan hanya mengatasi varises, tetapi juga mencegah terbentuknya varises baru.

Varises merupakan kondisi yang lebih kompleks daripada sekadar masalah estetika. Penanganannya membutuhkan kombinasi perubahan gaya hidup dan intervensi medis bila diperlukan. Dengan rutin berolahraga, menjaga berat badan, menggunakan stoking kompresi, serta melakukan perawatan yang dianjurkan dokter, penderita varises dapat mengurangi gejala, mencegah komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....