5 Langkah Sederhana Menjaga Kesehatan Jantung di Tengah Kesibukan
- 17 Mar 2026 11:08 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado: Penyakit jantung merupakan penyakit paling mematikan di dunia. Berdasar catatan Yayasan Jantung Indonesia, penyakit jantung atau kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia yang mengakibatkan 18,7 juta kematian per tahun.
Sedangkan menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kelompok Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (kardiovaskular) yang mencakup serangan jantung dan stroke yang merupakan penyebab kematian nomor satu secara global. Tren ini juga terlihat di Indonesia, di mana kedua penyakit ini menjadi beban kesehatan utama, termasuk bagi usia produktif. Agar terhindar dari penyakit jantung ada 5 langkah sederhana menjaga jantung di tengah kesibukan:
1. Prioritaskan Aktivitas Fisik
Usahakan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang (seperti jalan cepat) per minggu. Tak harus selalu menyempatkan diri ke gym. Aktivitas sehari-hari seperti naik tangga, berjalan kaki 30 menit, atau bersepeda santai juga efektif menjaga kesehatan jantung.
2. Terapkan Pola Makan Seimbang
Kurangi makanan cepat saji, gorengan, dan makanan olahan. Perbanyak konsumsi buah, sayur, biji-bijian utuh, dan sumber protein sehat seperti ikan, ayam tanpa kulit, serta kacang-kacangan.
3. Kelola Stres dengan Cara Sehat
Stres kronis dapat membebani jantung. Temukan teknik relaksasi yang cocok untuk Anda, seperti latihan pernapasan, meditasi, mendengarkan musik, atau meluangkan waktu untuk hobi.
4. Cukupi Waktu Tidur
Kurang tidur dapat mengganggu metabolisme dan meningkatkan tekanan darah. Targetkan tidur 7-9 jam per malam dengan kualitas yang baik untuk memberi kesempatan pada jantung dan pembuluh darah untuk memulihkan diri.
5. Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Berkala
Jangan tunggu sampai ada gejala. Pemeriksaan rutin tekanan darah, gula darah puasa, dan profil kolesterol (kolesterol total, LDL, HDL, trigliserida) adalah kunci untuk mendeteksi faktor risiko sejak dini. Berdasarkan hasilnya, dokter dapat menyarankan pemeriksaan lanjutan seperti EKG atau treadmill test jika diperlukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....