Sembilan Makanan Tinggi Lemak Berisiko Ganggu Jantung
- 22 Agt 2026 22:51 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Pola makan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan jantung. Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah serta berkontribusi terhadap risiko penyakit kardiovaskular.
Dikutip dari Hellosehat.com, berikut sejumlah makanan yang perlu dibatasi:
- Gorengan
Gorengan, terutama yang dimasak menggunakan minyak yang dipakai berulang kali, dapat mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL. - Daging merah berlemak
Bagian daging sapi atau kambing yang memiliki banyak lemak mengandung lemak jenuh. Konsumsinya perlu dibatasi, terutama bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi. - Jeroan sapi
Paru, babat, lidah, dan usus termasuk makanan yang mengandung kolesterol cukup tinggi. Kandungannya dapat semakin bertambah jika diolah dengan santan atau banyak minyak. - Makanan cepat saji
Kentang goreng, ayam goreng, dan hamburger umumnya tinggi lemak, terutama jika menggunakan bahan atau metode pengolahan yang menghasilkan lemak trans dan lemak jenuh. - Beberapa jenis seafood
Kepiting, kerang, dan cumi-cumi memiliki kandungan kolesterol lebih tinggi dibandingkan sejumlah jenis ikan. Risiko dapat meningkat jika makanan tersebut digoreng atau dimasak dengan banyak mentega dan santan. - Kuning telur
Kuning telur mengandung kolesterol cukup tinggi. Konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan pola makan secara keseluruhan, terutama bagi orang yang harus mengendalikan kadar kolesterol. - Daging olahan
Sosis, daging asap, dan nugget dapat mengandung lemak jenuh serta garam dalam jumlah tinggi. Konsumsi berlebihan dapat berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah. - Makanan manis olahan
Kue, kukis, es krim, pastry, dan roti manis dapat mengandung lemak jenuh dari mentega, krim, serta produk susu tinggi lemak. Kandungan gula yang tinggi juga membuat makanan tersebut perlu dibatasi. - Kulit dan jeroan ayam
Kulit ayam memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi, terutama jika digoreng. Sementara itu, jeroan seperti hati dan ampela mengandung kolesterol yang perlu diperhatikan konsumsinya.
Untuk menjaga kesehatan jantung, masyarakat disarankan tidak hanya mengurangi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans, tetapi juga memperbanyak pilihan makanan yang lebih sehat, seperti ikan, kacang-kacangan, sayuran, buah, dan sumber lemak tak jenuh.
Pengaturan porsi dan cara memasak juga penting. Makanan sebaiknya lebih sering diolah dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang dibandingkan digoreng. Bagi orang dengan kadar kolesterol tinggi atau faktor risiko penyakit jantung, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat dilakukan untuk menentukan pola makan yang sesuai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....