Boltara Usulkan Sekolah Terintegrasi Berbasis Budaya Lokal

  • 06 Agt 2026 09:49 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Boltara - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mendorong pengembangan pendidikan yang lebih berkualitas melalui usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sekolah tersebut dirancang menjadi pusat pendidikan unggulan yang memadukan kurikulum nasional dengan kearifan lokal pesisir serta budaya Mongondow.

Usulan itu disampaikan Bupati Boltara, Sirajudin Lasena, saat melakukan pertemuan dengan jajaran Kemendikdasmen di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurut Sirajudin, kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan mampu menjadi model pengembangan pendidikan di Boltara. Selain memperkuat kualitas pembelajaran, sekolah tersebut juga diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik melalui pengenalan nilai-nilai budaya dan potensi daerah.

Gagasan tersebut mendapat respons positif dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Informal Kemendikdasmen. Direktur Jenderal Gogot Suharwoto menyatakan kementerian menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Boltara dan akan mempelajari lebih lanjut proposal yang diajukan, termasuk memberikan dukungan teknis sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain mengusulkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Boltara juga membahas penguatan program revitalisasi satuan pendidikan. Pada tahun 2026, Boltara memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp9,9 miliar yang dialokasikan untuk revitalisasi lima SMP, 12 SD, serta 59 TK dan PAUD.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Dalam pertemuan itu, Bupati Boltara turut didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Boltara serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boltara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....