Caroll Senduk Paparkan Arah Pembangunan Tomohon 2027
- 14 Mar 2026 18:15 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Tomohon - Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk memaparkan arah kebijakan pembangunan Kota Tomohon Tahun 2027 dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar di Grand Master Hotel Tomohon.
Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa tema pembangunan Kota Tomohon Tahun 2027 adalah “Percepatan Transformasi Pembangunan Inklusif Melalui Penguatan SDM, Ekonomi Daerah dan Ketahanan Lingkungan.”
Menurutnya, tema tersebut menjadi landasan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Tema ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi pembangunan yang inklusif, dengan memperkuat kualitas sumber daya manusia, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta menjaga ketahanan lingkungan,” ujar Senduk.
Sejalan dengan tema tersebut, Pemerintah Kota Tomohon menargetkan sejumlah indikator makro pembangunan pada tahun 2027. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada pada kisaran 5,80 hingga 6,25 persen, dengan PDRB per kapita sebesar Rp62,95 juta.
“Kontribusi PDRB Kota Tomohon terhadap perekonomian Provinsi Sulawesi Utara ditargetkan mencapai 4,6 persen. Selain itu, tingkat kemiskinan diarahkan turun pada kisaran 5,30 hingga 4,80 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka ditargetkan berada pada angka 7,30 hingga 6,56 persen,” terangnya.
Pemerintah juga menargetkan Rasio Gini berada pada kisaran 0,320 hingga 0,315, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 80,75 hingga 80,88. Di sektor lingkungan, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup ditargetkan mencapai 68,47 persen, dengan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca hingga 34 persen sebagai bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Pemerintah Kota Tomohon menetapkan delapan prioritas pembangunan daerah.
“Prioritas pertama adalah peningkatan kerukunan umat beragama, nilai-nilai budaya, demokrasi, dan karakter kebangsaan. Kedua, peningkatan produktivitas sektor pertanian serta penguatan sistem ketahanan pangan yang berkelanjutan. Ketiga, peningkatan kualitas infrastruktur, ketahanan terhadap bencana dan perubahan iklim, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Keempat, pengembangan sektor pariwisata yang maju dan berkelanjutan,” sebutnya.
Selanjutnya, prioritas kelima adalah peningkatan produktivitas dan daya saing daerah melalui pengembangan produk unggulan serta peningkatan investasi. Prioritas keenam mencakup peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan daya saing tenaga kerja, serta penguatan perlindungan sosial yang adaptif dan inklusif.
“Prioritas ketujuh adalah peningkatan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi layanan, inovasi daerah, serta penguatan reformasi birokrasi. Sementara prioritas kedelapan yaitu penguatan stabilitas keamanan dan ketertiban daerah,” jelasnya.
Melalui delapan prioritas pembangunan tersebut, wali kota berharap seluruh perangkat daerah dapat menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan secara lebih terarah, terintegrasi, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata di kota Tomohon.
(Anugrah Pandey)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....