Pakaian Bugis Warnai Kepulangan Jemaah Haji Sulut

  • 15 Jun 2026 16:13 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Kepulangan jemaah haji Sulawesi Utara di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado tidak hanya diwarnai suasana haru dan syukur, tetapi juga keunikan tradisi yang masih dijaga oleh sebagian jemaah usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Salah satunya ditunjukkan oleh Suryani, jemaah asal Manado, yang mengenakan pakaian khas saat tiba di tanah air. Menurutnya, pakaian yang dikenakan merupakan tradisi turun-temurun dalam keluarganya sebagai bentuk ungkapan syukur setelah berhasil menunaikan ibadah haji.

"Ini tradisi dari nenek dan ibu mertua. Memakai pakaian seperti ini sebagai bentuk rasa syukur karena sudah menunaikan ibadah haji dengan selamat," ujar Suryani, Minggu, 14 Juni 2026.

Perempuan berusia 34 tahun itu mengaku bersyukur dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji meski sempat mengalami gangguan kesehatan berupa batuk setelah pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Namun, kondisi tersebut dapat diatasi berkat dukungan tim medis yang siaga mendampingi jemaah.

"Alhamdulillah ibadah berjalan lancar. Memang sempat batuk setelah Armuzna, tetapi sudah membaik sebelum kepulangan," katanya.

Asnawati Mustam, jemaah asal Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, memakai pakaian haji Bugis, Minggu, 14 Juni 2026. (Foto: RRI/ Noni).

Hal senada disampaikan Asnawati Mustam, jemaah asal Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow. Ia mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

"Alhamdulillah semuanya lancar. Pelayanan bagus dan memuaskan," ujar Asnawati.

Meski banyak jemaah mengeluhkan cuaca panas di Arab Saudi, Asnawati mengaku dapat beradaptasi dengan baik selama berada di Tanah Suci.

"Alhamdulillah biasa-biasa saja. Walaupun orang bilang panas sekali, saya masih bisa menyesuaikan," katanya.

Selain bersyukur dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat, Asnawati mengaku selama berada di Tanah Suci selalu memanjatkan doa terbaik bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Menariknya, Asnawati juga mengenakan pakaian khas Bugis yang dikenal sebagai bagian dari tradisi masyarakat Bugis saat menyambut kepulangan dari ibadah haji.

"Kalau orang Bugis, memang ada tradisi berpakaian seperti ini ketika baru pulang haji," ujarnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Tradisi tersebut menjadi salah satu warna budaya yang turut mewarnai kepulangan jemaah haji Sulawesi Utara tahun ini. Di tengah keberagaman latar belakang jemaah, nilai syukur, kebersamaan, dan pelestarian tradisi tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan spiritual setelah menunaikan rukun Islam kelima.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....