Jemaah Haji Sulut Kloter 5 Balikpapan Selesaikan Jumrah Hari Kedua

  • 28 Mei 2026 12:28 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Jemaah haji asal Sulawesi Utara yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Balikpapan (BPN) telah menyelesaikan pelaksanaan lempar jumrah hari kedua atau hari Tasyrik pertama, 11 Zulhijah 1447 Hijriah, di Mina.

Pembimbing ibadah Kloter 5 BPN, Trenny Manangkalangi, mengatakan secara umum pelaksanaan ibadah berlangsung lancar. Namun, sejumlah jemaah dengan kategori berisiko tinggi (risti), sakit, lanjut usia (lansia), maupun penyandang disabilitas tidak mengikuti proses lempar jumrah secara langsung.

Menurut Trenny, pelaksanaan lempar jumrah bagi jemaah dengan kondisi tertentu dilakukan melalui mekanisme badal atau diwakilkan oleh ketua regu dan ketua rombongan masing-masing.

“Untuk jemaah haji yang masuk kategori risti, sakit, lansia, maupun disabilitas tidak melaksanakan pelemparan jumrah secara langsung. Pelaksanaannya dibadalkan oleh ketua regu dan ketua rombongan masing-masing,” ujar Trenny Manangkalangi.

Ia menjelaskan, setelah pelaksanaan jumrah pada hari Tasyrik pertama, jemaah Kloter 5 BPN tinggal menunggu jadwal lempar jumrah berikutnya pada hari kedua Tasyrik atau 12 Zulhijah 1447 Hijriah.

Kloter 5 BPN, kata dia, memilih skema nafar awal, yakni meninggalkan Mina lebih cepat setelah menyelesaikan lempar jumrah pada 12 Zulhijah. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi mayoritas jemaah yang didominasi kelompok berisiko tinggi, lansia, dan penyandang disabilitas.

“Karena jemaah haji Kloter 5 BPN Sulawesi Utara cukup banyak yang masuk kategori risti, lansia, dan disabilitas, maka kami mengambil nafar awal. Setelah pelontaran jumrah pada 12 Zulhijah, jemaah akan segera kembali ke Makkah dan menuju hotel pemondokan,” katanya.

Usai menyelesaikan rangkaian ibadah di Mina, jemaah dijadwalkan kembali ke hotel pemondokan di kawasan Makkah untuk melanjutkan tahapan ibadah haji berikutnya.

Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....