Wukuf di Arafah, Jemaah Haji Sulut Jalani Puncak Ibadah Haji
- 26 Mei 2026 14:29 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Jemaah haji asal Sulawesi Utara yang tergabung dalam kloter 5 dan sebagian kloter 6 dilaporkan telah berada di Arafah untuk mengikuti rangkaian puncak ibadah haji, yakni wukuf. Seluruh jemaah dalam kondisi sehat, meski terdapat dua orang yang dilaporkan sakit dan menjalani safari wukuf.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Sulawesi Utara, Sitty Fauzia Tunai, mengatakan seluruh jemaah tetap dipastikan mengikuti wukuf di Padang Arafah, termasuk jemaah yang sedang mengalami gangguan kesehatan.
“Jemaah haji Provinsi Sulawesi Utara yang tergabung dalam kloter 5 dan sebagian kloter 6 saat ini sudah berada di Arafah. Semuanya dalam keadaan sehat walafiat, kecuali dua orang yang kemarin dinyatakan sakit oleh ketua kloter. Namun, mereka tetap melaksanakan wukuf melalui safari wukuf,” ujar Sitty.
Ia menegaskan, wukuf merupakan rukun haji yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jemaah. Karena itu, jemaah yang sakit tetap difasilitasi agar dapat mengikuti prosesi tersebut melalui mekanisme safari wukuf.
“Semua jemaah haji harus melaksanakan wukuf. Jadi, walaupun dalam kondisi sakit, pasti tetap disafari wukufkan,” katanya.
Wukuf di Padang Arafah menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji yang wajib dijalankan setiap 9 Zulhijah. Pada momentum ini, jemaah menjalani ibadah dengan berdiam diri, berzikir, dan memanjatkan doa sejak tergelincir matahari atau waktu zuhur hingga terbit fajar pada 10 Zulhijah.
Usai pelaksanaan wukuf, jemaah dijadwalkan bergerak menuju Muzdalifah sekitar pukul 18.00 waktu Arab Saudi untuk menjalani mabit atau bermalam. Proses keberangkatan dilakukan secara bertahap mulai tengah malam hingga setelah subuh.
Setelah dari Muzdalifah, jemaah akan diarahkan menuju Mina guna melaksanakan lontar jumrah sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....