Kolaborasi Brand Ramaikan The Devil Wears Prada 2
- 17 Apr 2026 13:04 WIB
- Manado
RRI.co.id, Manado - Dua pekan menjelang penayangan The Devil Wears Prada 2 pada 1 Mei 2026, gelombang kolaborasi produk dari industri fashion dan kecantikan mulai bermunculan secara masif. Film ini dinilai menjadi momentum strategis bagi brand untuk memperkuat pemasaran sekaligus menjangkau konsumen baru.
Tren ini mengikuti jejak kesuksesan film Barbie yang mengubah strategi promosi blockbuster dengan menghadirkan merchandise dalam skala besar. Kini, kolaborasi lintas industri dinilai menjadi bagian penting dalam peluncuran film.
Berbeda dengan film lain, “The Devil Wears Prada 2” justru menghadirkan peluang unik karena ceritanya berfokus langsung pada dunia fashion dan kecantikan. Hal ini membuat berbagai brand merasa memiliki keterkaitan kuat dengan narasi film.
Salah satu kolaborasi datang dari Tweezerman yang menghadirkan koleksi alat kecantikan bertema film, mulai dari pinset hingga penjepit bulu mata dengan desain ikonik seperti sepatu hak tinggi dan lanskap Kota New York. Brand ini menyebut kolaborasi tersebut sebagai langkah yang “natural” karena selaras dengan identitas mereka.
Sementara itu, Lancôme mengambil pendekatan berbeda dengan menghadirkan kampanye berbasis cerita. Brand ini menggandeng Pauline Chalamet dan Caleb Hearon dalam konten promosi yang juga ditayangkan sebagai iklan televisi. Lancôme bahkan menjadi mitra resmi produk perawatan kulit dalam film tersebut, meski tanpa menghadirkan produk berlabel khusus.
Kolaborasi lain datang dari Tangle Teezer yang merilis koleksi sisir edisi khusus dengan desain merah-hitam khas film. Produk ini dipasarkan melalui berbagai platform ritel seperti Target, Ulta Beauty, dan Amazon, sekaligus memperkuat strategi brand dalam memanfaatkan momen budaya populer.
Para pelaku industri menilai, kekuatan utama kampanye ini terletak pada kombinasi nostalgia dari film pertama dan relevansi dengan tren saat ini. Film ini tidak hanya dianggap sebagai hiburan, tetapi juga sebagai “cultural touchstone” bagi penggemar fashion dan kecantikan.
Dengan prediksi pendapatan pembuka mencapai lebih dari 66 juta dolar AS, kolaborasi brand diperkirakan akan terus bertambah menjelang hari penayangan. Strategi ini menunjukkan bahwa integrasi antara industri hiburan dan produk konsumen kini menjadi kunci dalam memenangkan perhatian pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....