KKI 2026 Momentum UMKM Sulut Tunjukkan Kinerja Positif

  • 27 Agt 2026 15:32 WIB
  •  Manado

RRO.CO.ID, Jakarta- Capaian KKI 2026 turut menjadi momentum bagi UMKM Sulawesi Utara untuk memperluas pasar dan memperkuat branding produk lokal. Salah satunya ditunjukkan Kain Pinawetengan, produk tenun premium khas Sulawesi Utara yang terinspirasi dari guratan atau pahatan pada Situs Sejarah Watu Pinawetengan di Kabupaten Minahasa.

Pada pameran KKI 2026, Kain Pinawetengan mencatat total penjualan Rp110,3 juta. Angka tersebut meningkat lima kali lipat dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Penguatan branding produk kopi Sulawesi Utara juga terlihat melalui Kopi Arabica Tomohon dari Elmonts Coffee yang semakin mendapat perhatian di pasar nasional. Produk tersebut memperoleh eksposur melalui penyeduhan langsung oleh World Barista Champion dalam rangkaian KKI 2026 melalui program take over bar Cangkir Nusantara.

Dari sisi perluasan pasar global, Narasi Vanilla, produk vanila berkualitas tinggi asal Sulawesi Utara, berhasil membuka akses pasar ke Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan melalui business matching dan penandatanganan Letter of Intent (LOI).

Kerja sama tersebut mencakup pengiriman sampel vanilla beans, powder, dan paste kepada buyer SAF Synergy PLT (Blitz and Co) dari Malaysia. Selain itu, Narasi Vanilla juga mengirimkan 20 kilogram vanilla beans senilai 2.500 dolar AS kepada Global Mandehling Coffee Korea dari Korea Selatan serta 24 produk vanilla paste dan vanilla powder kepada Indonesia House of Bean Tokyo dari Jepang.

Tidak hanya vanila, Kopi Robusta Gunung Ambang asal Kota Kotamobagu yang memiliki kualitas ekspor juga berhasil memperluas jejaring pasar melalui business matching dengan Indonesia House of Bean Tokyo dari Jepang. Capaian tersebut menjadi bukti semakin terbukanya peluang produk unggulan Sulawesi Utara untuk menembus pasar global. Penguatan kualitas produk, branding, inovasi, serta jejaring bisnis menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM daerah.

Bank Indonesia akan terus mendorong UMKM agar tumbuh, tangguh, dan berdaya saing melalui peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, inovasi, digitalisasi, serta pengembangan ekosistem yang berkelanjutan. Sinergi antara UMKM, masyarakat, pemerintah, industri, lembaga keuangan, pembeli global, dan mitra strategis akan terus diperkuat untuk membawa UMKM Indonesia semakin maju dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Cintai, bangga, dan pakai produk UMKM Indonesia. Karena kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi UMKM Indonesia menjadi tuan rumah produk Indonesia dan bisa tumbuh, tangguh, dan berdaya saing,” pesan Aida.

Sejalan dengan semangat KKI 2026, Beudaya MeusareSare atau “Berdaya Bersama-sama” menjadi semangat untuk membawa karya terbaik UMKM dari seluruh penjuru negeri agar semakin dikenal, dicintai, dan digunakan masyarakat Indonesia, sekaligus mampu menembus pasar global.

Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga sehingga semakin banyak UMKM Indonesia tumbuh, tangguh, berdaya saing, serta menjadi kekuatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....