Urban Digifest 2026 Jadi Ruang Penguatan Ekonomi Kreatif Sulut
- 16 Agt 2026 18:55 WIB
- Manado
MANADO — Urban Digifest 2026 kembali digelar sebagai ruang kolaborasi dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan penguatan UMKM di Sulawesi Utara.
Kegiatan tahunan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Utara ini telah berkembang sejak 2019 dengan melibatkan pemerintah daerah, UMKM, perbankan, komunitas, serta berbagai mitra strategis.
Kepala Bank Indonesia Sulawesi Utara, Joko Supratikto, mengatakan Urban Digifest 2026 memiliki makna penting dalam perjalanan transformasi UMKM dan ekonomi kreatif di daerah.
“Urban Digifest menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan transformasi UMKM dan ekonomi kreatif Sulawesi Utara, sekaligus melihat sejauh mana kolaborasi yang telah dibangun mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Joko saat Opening Ceremony Urban Digifest 2026 di Mantos 3 Manado.
Pada 2026, Urban Digifest bersinergi dengan Sulut Coffee Fest dengan mengangkat kopi sebagai wajah baru ekonomi kreatif Sulawesi Utara melalui tema “Rupa Rasa Kawanua: Meracik Tradisi, Menyeduh Inovasi.”
Joko menjelaskan, rangkaian Urban Digifest 2026 telah dimulai sejak 12 Agustus 2026 dan berlangsung selama lima hari hingga Minggu, 16 Agustus 2026. Pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia untuk terus memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM Sulawesi Utara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan berbagai program Road to Urban Digifest 2026. Salah satunya adalah program Petani dan Wirausaha Unggulan Sulawesi Utara (PATUA WANUA) angkatan keenam yang menjadi program inkubasi UMKM untuk naik kelas. Program tersebut telah berlangsung sejak Februari 2026.
Selain itu, Bank Indonesia juga melaksanakan Onboarding UMKM Go Digital, yakni pelatihan bagi pelaku UMKM agar mampu memasuki pasar digital, baik melalui e-commerce maupun pasar daring, sekaligus siap mengadopsi sistem pembayaran digital. Program ini berlangsung selama empat bulan, mulai Mei hingga Agustus 2026.
Upaya memperluas akses pasar bagi UMKM juga dilakukan melalui keikutsertaan dalam berbagai pameran dan kegiatan berskala provinsi, nasional, hingga internasional. Sejumlah kegiatan tersebut antara lain Bali Beyond Travel Fair, TIFF, Manado Expo, Pameran Paskah, hingga SIAL Shanghai, serta berbagai agenda lainnya.
Sementara itu, pada puncak Urban Digifest 2026, masyarakat disuguhkan beragam kegiatan, mulai dari Sulut Coffee Fest, showcasing UMKM unggulan Sulawesi Utara, zona QRIS interaktif, talkshow dan workshop inspiratif, hingga berbagai lomba kreatif. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penampilan artis khusus.
Menurut Joko, Urban Digifest tidak berhenti pada rangkaian acara puncak. Bank Indonesia akan terus mendampingi UMKM potensial untuk berkembang dan meningkatkan daya saingnya.
“Pelaksanaan Urban Digifest tidak berhenti pada besok hari. UMKM potensial ini akan terus kami bersamai dalam pengembangannya di Sulawesi Utara,” katanya.
Ia menambahkan, Urban Digifest merupakan bagian dari Road to Karya Kreatif Indonesia (KKI), flagship event tahunan Bank Indonesia secara nasional yang menjadi wadah berkumpulnya UMKM dari seluruh Indonesia.
Melalui rangkaian tersebut, Bank Indonesia mendorong UMKM agar semakin bangkit, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, komunitas, dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi daerah.
Dengan demikian, Urban Digifest 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM dan ekonomi kreatif, tetapi juga menjadi ruang refleksi, apresiasi terhadap budaya dan tradisi Kawanua, serta perayaan sinergi untuk memperkuat ekonomi Sulawesi Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....