Ekspor Sulut Naik Tajam Capai USD 924 Juta

  • 03 Nov 2025 15:12 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Nilai ekspor Sulawesi Utara terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut mencatat, total ekspor dari Januari hingga September 2025 mencapai USD 924,66 juta, naik tajam dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya USD 585,33 juta.

Kepala BPS Sulut, Aidil Adha, menjelaskan bahwa komoditas lemak dan minyak hewan atau nabati (HS-15) masih menjadi andalan utama daerah ini. Nilainya mencapai USD 657,49 juta, atau sekitar 71 persen dari total ekspor.

“Komoditas HS-15, terutama minyak kelapa, tetap jadi primadona ekspor Sulut. Permintaan dari Tiongkok cukup tinggi,” ujar Aidil saat rilis data resmi melalui Youtube BPS Sulawesi utara, Senin (3/11/2025).

Dari sisi negara tujuan, Tiongkok menjadi pembeli terbesar dengan nilai ekspor USD 205,25 juta atau sekitar 22 persen dari total ekspor Sulut. Posisi berikutnya diisi Belanda dan Filipina, masing-masing dengan USD 181,59 juta dan USD 164,14 juta.

Aidil menambahkan, meningkatnya ekspor ini menunjukkan daya saing produk Sulawesi Utara di pasar internasional semakin kuat, terutama untuk komoditas unggulan seperti minyak nabati, ikan, dan hasil perkebunan.

“Kinerja ekspor yang terus naik ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian Sulawesi Utara,” katanya.

Dengan ekspor yang terus tumbuh, neraca perdagangan Sulut pun tetap surplus besar, mencapai USD 798,53 juta hingga September 2025.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....