OJK Sulutgo Sukses Gelar Bulan Inklusi Keuangan

  • 25 Okt 2025 17:21 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) sukses menggelar Bulan Inklusi Keuangan (BIK), mulai September hingga Oktober 2025,. BIK berhasil mencatat 2.362 rekening baru, 196 rekening efek, serta 584 kredit atau pembiayaan baru.

Kepala OJK Sulutgo, Robert Sianipar dalam Puncak BIK di Atrium Mega Mall Manado, Jumat (24/10/2025) menjelaskan, sejak awal September hingga hari pelaksanaan puncak, berbagai kegiatan BIK 2025 telah digelar secara masif oleh OJK, industri jasa keuangan, dan para pemangku kepentingan di Provinsi Sulawesi Utara. Semua kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan literasi keuangan, memperluas akses layanan keuangan, dan mendorong masyarakat agar lebih aktif membuka rekening.

Robert memaparkan bahwa pelaksanaan BIK secara nasional memiliki beberapa tujuan utama, antara lain memperluas akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat—terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar)—menumbuhkan budaya menabung, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk serta layanan keuangan, memperkuat kampanye literasi dan perlindungan konsumen, serta mempererat kolaborasi strategis antar-stakeholder.

Di Sulawesi Utara, OJK Sulutgo berfokus pada peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai kegiatan yang menyasar kelompok prioritas, pembentukan duta literasi keuangan, serta pemanfaatan sarana edukasi bergerak seperti SiMOLEK. Selain itu, OJK juga mendorong pengembangan ekonomi daerah melalui program-program pemberdayaan ekonomi lokal.

Sejak Januari hingga Oktober 2025, OJK Sulutgo bersama industri jasa keuangan dan para mitra telah melaksanakan 91 kegiatan edukasi yang menjangkau 695.910 peserta, dengan 18 kegiatan inklusi keuangan yang memperluas akses keuangan bagi 4.527 orang.

Sebagai puncak kegiatan BIK 2025, pada 24–25 Oktober 2025 digelar Financial Expo (FinEXPO) Sulawesi Utara 2025 yang menampilkan 25 booth dari sektor perbankan, pembiayaan, pasar modal, asuransi, pergadaian, serta partisipasi Bank Indonesia. Robert menyebut FinEXPO ini sebagai wujud nyata sinergi antara OJK, Bank Indonesia, dan lembaga jasa keuangan di bawah koordinasi FKIJK Sulawesi Utara. Ia menegaskan bahwa FinEXPO bukan sekadar pameran, tetapi juga wadah edukasi, interaksi, dan kolaborasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Melalui momentum ini, OJK Sulutgo mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan literasi keuangan agar masyarakat mampu membuat keputusan finansial yang bijak, memperluas inklusi keuangan hingga ke pelosok daerah, serta mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi UMKM dan komoditas unggulan daerah.

Acara puncak BIK turut dihadiri oleh , Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Joko Supratikto, Asisten II Pemprov Sulut Christianio Talumepa, Dirut Bank Sulutgo Revino Pepah, serta para perwakilan perbankan di wilayah Sulawesi Utara

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....