RHK Senin, 18 Mei 2026 Malaikat Harus Menyembah Yesus Ibrani 1:6

  • 18 Mei 2026 18:32 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Di kalangan bangsa Yahudi pada masa awal, malaikat dipahami sebagai utusan dan perantara Allah kepada manusia. Pemahaman ini kemudian memengaruhi sebagian umat Kristen mula-mula yang sedang bertumbuh. Ada anggapan bahwa Yesus hanyalah manusia biasa dan kedudukan-Nya berada di bawah malaikat. Sebab bagi mereka, malaikat dipandang lebih dekat dengan urusan Allah dibanding manusia.

Pandangan tersebut menjadi tantangan besar bagi pertumbuhan iman jemaat. Pengajaran yang menempatkan Yesus lebih rendah dari malaikat perlahan menyebar dan membingungkan orang percaya. Bahkan ada yang menolak Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, serta menganggap keselamatan hanya diperuntukkan bagi kelompok tertentu.

Karena itu, penulis Surat Ibrani meluruskan pemahaman tersebut melalui pengajaran firman Tuhan. Dalam Ibrani ditegaskan bahwa Yesus adalah Anak Allah Yang Mahatinggi, Tuhan sejati, sekaligus Juruselamat yang telah dinubuatkan para nabi jauh sebelum kelahiran-Nya. Kehadiran Kristus ke dunia merupakan penggenapan janji Allah bagi keselamatan manusia.

Yesus disebut sebagai Anak Sulung Allah yang kudus, yang datang ke dunia bukan sekadar sebagai manusia biasa, melainkan menjalankan misi keselamatan Allah. Karena kasih-Nya kepada manusia, Ia rela merendahkan diri, menderita, disalibkan, mati, dan dikuburkan. Namun pada hari ketiga Ia bangkit sebagai bukti kemenangan atas dosa dan maut serta penegasan bahwa Dia adalah Tuhan yang hidup.

Firman Tuhan menegaskan bahwa kedudukan Yesus jauh lebih tinggi daripada malaikat. Malaikat hanyalah ciptaan dan pelayan Allah yang menjalankan kehendak-Nya. Mereka tunduk dan taat kepada Kristus, sebab Yesus adalah Tuhan dan Pencipta yang empunya segala sesuatu, termasuk malaikat itu sendiri.

Hal ini ditegaskan dalam firman Tuhan:

"Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: ‘Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.’" (Ibrani 1:6)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa malaikat bukan objek penyembahan, melainkan makhluk yang juga menyembah Kristus. Sebagai ciptaan Allah, malaikat tunduk, memuji, dan memuliakan Yesus sebagai Anak Allah Yang Mahakudus.

Sahabat Kristus, jika malaikat saja menyembah Yesus, terlebih kita sebagai umat yang telah menerima kasih dan keselamatan-Nya. Karena itu, marilah hidup dalam pujian, penyembahan, dan ketaatan kepada Tuhan.

Syukurilah kasih karunia-Nya yang tidak pernah berkesudahan dengan menjalani hidup dalam kasih, kebaikan, dan kesetiaan pada firman-Nya. Sebab Yesus Kristus adalah Tuhan yang layak dipuji, dimuliakan, dan diagungkan selama-lamanya.

Doa:

Tuhan Yesus, terima kasih atas penyertaan-Mu yang sempurna dalam hidup kami. Ajarlah kami untuk tetap hidup menyembah dan memuliakan Engkau atas segala kasih karunia-Mu yang tidak berkesudahan. Pakailah hidup kami sesuai kehendak-Mu. Amin.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....