RHK Senin, 20 April 2026: Hidup Saleh dan Takut Akan Tuhan, Teladan Iman Kornelius
- 20 Apr 2026 17:51 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Nilai hidup saleh dan takut akan Tuhan menjadi pesan utama dalam Renungan Harian Kristen (RHK), Senin (20/4/2026), yang diangkat dari Kisah Para Rasul 10:35. Renungan ini menyoroti keteladanan iman Kornelius, seorang perwira pasukan Italia yang dikenal sebagai pribadi yang taat, saleh, dan hidup dalam takut akan Tuhan.
Kornelius bukan berasal dari kalangan Yahudi. Pada masa itu, terdapat batasan sosial dan keagamaan yang kuat antara orang Yahudi dan non-Yahudi, termasuk larangan untuk bergaul. Namun demikian, Kornelius memilih jalan imannya sendiri. Ia percaya kepada Tuhan, hidup dalam kesalehan, serta aktif menolong sesama melalui sedekah, khususnya kepada mereka yang membutuhkan.
Keteguhan iman Kornelius tidak sia-sia. Doa-doanya didengar dan dijawab oleh Tuhan. Tidak hanya dirinya yang menerima berkat, tetapi seluruh keluarganya turut merasakan kasih karunia tersebut. Kisah ini menjadi bukti bahwa keselamatan dan kasih Tuhan tidak terbatas pada satu golongan saja, melainkan terbuka bagi semua orang yang percaya dan hidup dalam kebenaran.
Renungan ini menegaskan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk menerima kasih karunia Tuhan. Syaratnya adalah hidup takut akan Tuhan dan mengamalkan firman-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Kornelius menjadi contoh bagaimana seorang kepala keluarga dapat membawa seluruh anggota keluarganya untuk hidup dalam iman yang benar.
Makna “takut akan Tuhan” dalam konteks ini bukanlah rasa takut seperti menghadapi bahaya, melainkan sikap hormat, tunduk, kagum, dan mengagungkan Tuhan. Hal tersebut diwujudkan melalui ketaatan terhadap perintah-Nya, terutama hukum kasih, serta kepedulian terhadap sesama tanpa memandang latar belakang.
Hidup saleh, sebagaimana ditunjukkan Kornelius, berarti setia dan taat kepada kehendak Tuhan. Sementara mengamalkan kebenaran diwujudkan melalui perbuatan baik, menjauhi kejahatan, serta tetap konsisten melakukan hal benar meskipun menghadapi tantangan.
Melalui kisah ini, umat diingatkan untuk terus mempraktikkan iman dalam tindakan nyata, mengasihi sesama, dan tetap setia dalam menantikan jawaban Tuhan atas setiap doa. Sebab, Tuhan diyakini akan menjawab pada waktu yang tepat dan dengan cara yang terbaik.
Sebagaimana tertulis dalam Kisah Para Rasul 10:35, “Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.”
Doa:
Tuhan Yesus, ajar kami untuk hidup takut akan Engkau, setia melakukan kebenaran-Mu, dan taat pada kehendak-Mu. Pakailah hidup kami sesuai rencana-Mu. Amin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....