RHK Minggu, 17 Mei 2026 Yesus Anak Allah yang Maha Tinggi (Ibrani 1:5)
- 17 Mei 2026 07:49 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Malaikat adalah makhluk surgawi yang diciptakan untuk melayani Allah. Mereka adalah utusan Tuhan yang dipakai untuk menjalankan kehendak-Nya, baik menyampaikan pertolongan, perlindungan, penghiburan, maupun penghukuman. Namun semua itu bukan berasal dari kuasa malaikat sendiri. Malaikat hanya melaksanakan perintah Allah sesuai kehendak-Nya.
Karena itu, malaikat bukanlah Tuhan. Mereka tidak memiliki kuasa atas diri mereka sendiri, sebab mereka berada di bawah otoritas Allah Yang Mahatinggi. Malaikat hanyalah hamba dan pelayan Allah, sedangkan Yesus Kristus adalah Anak Allah yang tunggal dan mulia.
Firman Tuhan menegaskan bahwa tidak pernah sekalipun Allah berkata kepada malaikat, “Anak-Ku Engkau.” Pernyataan itu hanya ditujukan kepada Yesus Kristus. Hal ini menunjukkan bahwa posisi Yesus jauh lebih tinggi daripada malaikat mana pun.
Yesus bukan sekadar manusia biasa. Dia adalah Firman yang menjadi daging. Sebelum dunia dijadikan, Yesus sudah ada bersama Allah. Dialah Pencipta langit dan bumi serta sumber kehidupan bagi seluruh umat manusia. Karena itu, tidak ada seorang pun yang dapat disamakan dengan-Nya.
Memang Yesus lahir ke dunia melalui rahim Maria, tetapi Ia dikandung oleh kuasa Roh Kudus, bukan oleh kehendak manusia. Inilah yang membuktikan bahwa Yesus adalah Anak Allah yang kudus dan sejati.
Malaikat melayani Allah, tetapi Yesus adalah Tuhan yang disembah oleh malaikat. Malaikat tunduk kepada-Nya dan melaksanakan semua perintah-Nya. Sebab Yesus memiliki kuasa atas surga dan bumi.
Firman Tuhan berkata:
"Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: ‘Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?’ dan ‘Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?’"
(Ibrani 1:5)
Sahabat Kristus, Yesus adalah Tuhan yang sejati dan Anak Allah Yang Mahatinggi. Tidak ada yang dapat menyamai-Nya, bahkan malaikat sekalipun. Karena itu, marilah kita hidup setia, taat, dan mengandalkan Dia dalam setiap langkah kehidupan kita.
Percayalah, Tuhan memiliki rencana yang indah bagi setiap orang yang hidup dekat dengan-Nya. Maka pujilah, sembahlah, dan muliakanlah nama Yesus senantiasa, sebab Dialah Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuhan.
Ilustrasi: “Utusan Raja dan Anak Raja”
Di sebuah kerajaan besar, seorang utusan raja datang ke desa-desa membawa surat perintah dan bantuan bagi rakyat. Semua orang menghormati utusan itu karena ia datang atas nama raja. Apa yang ia sampaikan selalu ditaati karena berasal dari kerajaan.
Suatu hari, putra mahkota kerajaan datang langsung mengunjungi desa tersebut. Penduduk menyambutnya dengan penuh hormat. Mereka sadar bahwa sekalipun utusan raja penting, kedudukannya tetap berbeda dengan anak raja.
Utusan hanya menjalankan perintah, tetapi anak raja memiliki otoritas dan kuasa dari ayahnya. Ia adalah pewaris kerajaan dan bagian dari keluarga kerajaan itu sendiri.
Makna:
Demikian juga malaikat dan Yesus Kristus. Malaikat hanyalah utusan Allah yang melayani sesuai perintah-Nya. Tetapi Yesus adalah Anak Allah Yang Mahatinggi, Tuhan yang memiliki segala kuasa dan kemuliaan. Karena itu, hanya Yesus yang layak disembah dan dimuliakan selama-lamanya.
Doa:
Tuhan Yesus, Engkaulah Anak Allah Yang Mahatinggi. Terpujilah nama-Mu selama-lamanya. Tuntun kami hidup setia dan taat kepada-Mu serta pakailah hidup kami untuk memuliakan nama-Mu. Amin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....