Renungan Katolik: Menjadi Seperti Kristus: Berani Melawan Arus !

  • 10 Sep 2026 13:09 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado: Bacaan Injil hari ini, Kamis 10 September 2026 berdasarkan Kalender Liturgi Gereja Katolik adalah Lukas 6:27-38. Pada ayat 27-29 disebutkan: ”Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain….”

Mengutip renungan yang ditulis oleh Pastor Revi Tanod, Pr, yang berjudul "Menjadi Seperti Kristus: Berani Melawan Arus!", Pastor Revi mengatakan bahwa apa yang diminta Yesus bagi kita sangatlah berbeda dengan apa yang diajarkan dunia bagi kita. Suatu tuntutan untuk mencintai secara radikal dan menuntut kita untuk berani melawan arus dunia. Beranikah kita memberikan pipi kiri bila orang menampar pipi kanan kita? Memohonkan berkat bagi orang yang membenci, mencaci dan mengutuk kita? Bukankah wajar kalau orang-orang itu kita hapus dari daftar teman? Bukankah kita akan dianggap bodoh bila mengalah dan membiarkan diri teraniaya? Inilah yang diajarkan dunia kepada kita untuk membalas dendam, sementara Yesus menghendaki yang sebaliknya.

Tentu bukanlah Yesus kalau Ia hanya mengajar saja atau menunjuk jalan yang Ia sendiri tidak bisa jalani, kata Pastor Revi. Yesus memilih jalan pengosongan diri ini dan mati di salib agar prinsip cinta kasih sejati, mengampuni dan menyangkal diri, rela berkorban dan melayani serta memberi diri secara total menjadi jalan hidup kita. Dengan kata lain, menjadi seperti Yesus itulah maksud utama perutusan kita di dunia ini. Sebagaimana Yesus mencintai sampai sehabis-habisnya, demikian juga kita menjadi pejuang cintakasih yang total dan radikal.

Lebih lanjut Pastor Revi mengatakan "Bukankah emas harus dimurnikan dengan api? Bukankah berlian harus dipotong, digerinda, dan diasah hingga memancarkan kilau yang indah? Bukankah pedang yang tajam harus ditempa dengan alat pemukul yang kuat? Demikianlah Yesus menempa kita menjadi laskar Kristus, laskar cintakasih. Yesus berada di barisan paling depan memberi kita semangat juang dengan api Roh KudusNya. Ia telah lebih dahulu menjalani sengsara dan salib sampai mati. Namun Ia keluar sebagai pemenang yang jaya. Jangan takut untuk berbeda dengan dunia. ”Dare to make a different!” Berani untuk berbeda. Karena kita adalah anak-anak Kerajaan Allah, serdadu Kristus. Mari berjuang untuk menjadi seperti Yesus, mencintai sampai terluka, mengampuni tanpa henti, dan mengasihi seperti Yesus telah mengasihi kita.

”Ya Yesus, jadikanlah hati kami seperti hatiMu. Amin”, doa Pastor Revi menutup renungannya hari ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....