RHK Sabtu, 16 Mei 2026 Bergantung Pada Kekuatan Allah (1 Korintus 2:1–5)

  • 16 Mei 2026 15:54 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Rasul Paulus dipilih Tuhan Yesus untuk memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa non-Yahudi. Salah satu kota yang menjadi tujuan pelayanannya adalah kota Korintus, sebuah kota besar dan maju di wilayah Yunani yang menjadi pusat perdagangan karena memiliki dua pelabuhan penting yang menghubungkan wilayah Eropa dan Asia.

Pertumbuhan jemaat mula-mula di Korintus berlangsung sangat pesat. Jumlah orang percaya terus bertambah dan kehidupan iman mereka berkembang dengan baik. Banyak jemaat yang kemudian terlibat dalam pelayanan sebagai penatua, diaken, pemberita Injil, dan pelayan Tuhan di jemaat masing-masing. Paulus sendiri beberapa kali datang untuk menguatkan dan membina mereka dalam iman.

Dalam suratnya kepada jemaat Korintus, Paulus menegaskan bahwa ketika ia datang memberitakan Injil, ia tidak mengandalkan kepintaran, retorika, atau hikmat dunia. Paulus memilih untuk bersandar sepenuhnya kepada kuasa Allah dan tuntunan Roh Kudus. Ia sadar bahwa keberhasilan pelayanan bukan berasal dari kemampuan manusia, melainkan dari kuasa Tuhan yang bekerja melalui dirinya.

Paulus datang dengan kerendahan hati, bahkan dengan “takut dan gentar.” Namun justru di dalam kelemahan itulah kuasa Allah dinyatakan. Sebab Roh Kuduslah yang menguatkan, menghibur, dan menuntun setiap pemberitaan Injil sehingga banyak orang percaya kepada Kristus.

Karena itu Paulus mengingatkan jemaat agar jangan menggantungkan iman kepada manusia, sekalipun manusia itu pintar, kaya, berpengaruh, atau berhikmat menurut dunia. Semua manusia terbatas dan tidak berdaya tanpa Tuhan. Hanya Allah sumber kekuatan sejati dan sumber keselamatan yang kekal.

Hikmat dunia bisa berubah dan menyesatkan, tetapi hikmat Allah membawa kepada kehidupan. Yesus adalah sumber hikmat yang sejati. Di dalam Dia ada keselamatan, damai sejahtera, dan hidup yang kekal.

Firman Tuhan berkata:

"Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar. Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah."

(1 Korintus 2:3–5)

Sahabat Kristus, jangan menggantungkan hidup kepada manusia atau kekuatan diri sendiri. Manusia terbatas dan tidak mampu menjamin hidup sesamanya. Karena itu, berharap dan bergantunglah hanya kepada Tuhan Yesus.

Ikutilah Dia dan lakukan firman-Nya dengan setia. Sebab hanya Kristus sumber pertolongan, kekuatan, dan kehidupan yang sejati. Bersama Tuhan, hidup kita akan tetap kuat sekalipun menghadapi berbagai tantangan.

Ilustrasi: “Tongkat yang Rapuh dan Batu Karang”

Seorang pendaki gunung membawa tongkat kayu kecil untuk menopang perjalanannya. Ia sangat percaya pada tongkat itu karena terlihat kuat dan indah. Sepanjang perjalanan, ia terus bersandar pada tongkat tersebut.

Namun ketika melewati jalan terjal di tepi jurang, tongkat itu tiba-tiba patah. Pendaki itu hampir jatuh karena terlalu bergantung pada tongkat yang rapuh.

Di saat panik, ia melihat sebuah batu karang besar di dekatnya. Ia segera berpegangan pada batu itu dan akhirnya selamat. Setelah tenang, ia menyadari bahwa tongkat yang selama ini ia andalkan ternyata tidak cukup kuat untuk menyelamatkannya. Hanya batu karang yang kokoh yang mampu menopangnya.

Makna:

Demikian juga hidup manusia. Jika kita hanya mengandalkan kekuatan manusia, kepintaran, jabatan, atau harta, semuanya bisa runtuh sewaktu-waktu. Tetapi ketika kita bersandar kepada Tuhan, kita berdiri di atas dasar yang kokoh. Allah adalah sumber kekuatan sejati yang tidak pernah gagal menopang kehidupan kita.

Doa:

Tuhan Yesus, tuntun kami hidup hanya bergantung kepada-Mu dan bukan kepada kekuatan manusia. Ajarlah kami untuk setia berjalan dalam hikmat dan kuasa-Mu. Sebab Engkaulah Penolong dan sumber kehidupan kami untuk selama-lamanya. Amin.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....