Mengapa Kursi Goyang Begitu Menenangkan?

  • 07 Mei 2026 15:22 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Kursi goyang yang kerap ditemukan di rumah-rumah lama ternyata bukan hanya furnitur biasa. Perabot ini menjadi simbol kenyamanan, relaksasi, bahkan pernah mencerminkan status sosial pada masanya.

Di Amerika abad ke-19, kursi goyang dikenal sebagai salah satu kursi paling populer dan dianggap sebagai ikon furnitur khas Amerika karena memadukan rasa santai dengan gerakan mengayun yang menenangkan. Model kursi goyang klasik Boston memiliki ciri berupa dudukan melengkung, sandaran tinggi dengan susunan bilah kayu, serta hiasan ukiran bunga dan buah. Versi awalnya dibuat menggunakan kayu ek dengan dudukan dari kayu pinus padat, dicat hitam, lalu dihiasi dekorasi stensil. Pada masa itu, masyarakat Eropa bahkan sulit memahami mengapa orang Amerika begitu menyukai kursi yang terus bergerak ini.

Menurut jurnal American Heritage, cikal bakal kursi goyang berasal dari ayunan bayi. Manuskrip kuno sekitar tahun 1000 Masehi memperlihatkan bayi yang ditenangkan dengan gerakan mengayun. Namun, perlu waktu enam hingga tujuh abad sampai konsep tersebut diterapkan pada kursi orang dewasa. Penemuan kursi goyang diyakini berasal dari Amerika, meskipun sebagian orang menghubungkannya dengan Benjamin Franklin tanpa bukti yang jelas.

Di sisi lain, penelitian modern membuktikan bahwa sensasi mengayun bukan sekadar menghadirkan nostalgia, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan. Studi yang dipublikasikan di PubMed pada 2025 menemukan bahwa gerakan mengayun pada kursi goyang mampu meningkatkan aktivitas otot tubuh dan sistem neuromuskular pada anak-anak dengan cedera tulang belakang. Penelitian oleh Johnathan J George dari University of Louisville menunjukkan bahwa kursi goyang berpotensi menjadi terapi tambahan yang dapat dilakukan di rumah.

Manfaat kursi goyang sebenarnya telah dikenal sejak lama. John F Kennedy pernah disarankan menggunakan kursi goyang untuk membantu mengurangi nyeri punggung kronis. Penelitian dari University of Carolina juga menemukan bahwa gerakan mengayun secara rutin dapat membantu meredakan rasa sakit pada penderita fibromyalgia.

Meski kini semakin jarang ditemukan di ruang keluarga modern, kursi goyang tetap menyimpan makna sebagai simbol ketenangan. Di tengah kehidupan yang serba cepat, kursi ini seolah mengajak manusia berhenti sejenak, menikmati keheningan, dan merasakan ayunan lembut yang menenangkan pikiran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....