Hubungan tanpa Kepastian Kian Marak Dialami Anak Muda
- 14 Apr 2026 12:18 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Tren hubungan tanpa status atau situationship kini semakin banyak ditemui di kalangan anak muda.
Hubungan ini berada di antara pertemanan dan pacaran, menciptakan area abu-abu yang kerap membingungkan. Pelakunya menjalani aktivitas seperti pasangan pada umumnya, mulai dari berkencan, saling berkirim pesan setiap hari, hingga melakukan hal yang intim, namun tanpa kepastian status maupun arah hubungan ke depan. Justru ketidakjelasan inilah yang sering menimbulkan tekanan emosional paling besar.
| Baca juga: Mengapa Naik Gaji Tak Bikin Bahagia Lama? |
Menurut jurnal yang diterbitkan di Societies, penelitian terhadap 14 dewasa muda usia 19 hingga 25 tahun di Australia menunjukkan bahwa situationship memunculkan kebingungan terkait definisi dan batasan hubungan. Para partisipan menggambarkan pengalaman emosional yang sangat menyakitkan, bahkan terasa menghancurkan secara batin. Namun, perasaan tersebut sering kali dianggap tidak valid karena hubungan ini tidak dipandang sebagai relasi resmi. Studi ini juga menyoroti peran teknologi dalam mendorong individu menghindari komitmen.
Penelitian dari UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto tahun 2025 menemukan bahwa hubungan tanpa status dapat memicu dampak psikologis seperti kekecewaan, sakit hati, hingga munculnya rasa dendam ketika ekspektasi tidak terpenuhi. Studi terhadap 100 responden ini juga menunjukkan bahwa kemampuan mengelola emosi berkaitan dengan kemampuan memaafkan diri sendiri setelah mengalami situationship.
Sementara itu, penelitian dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya tahun 2025 mengungkap bahwa pandangan individu terhadap situationship memengaruhi apakah mereka akan mengulanginya atau tidak. Mereka yang memiliki persepsi positif cenderung kembali menjalani hubungan serupa karena bisa merasakan kasih sayang tanpa tuntutan. Sebaliknya, mereka yang memiliki pengalaman negatif memilih untuk tidak mengulanginya karena dampak emosional yang dirasakan.
Lalu, bagaimana cara menyikapinya? Kunci utama terletak pada komunikasi yang jujur dan terbuka. Penting untuk berani mendefinisikan hubungan secara jelas dan menanyakan arah yang ingin dituju. Jika tidak ada kepastian dan hubungan terus berjalan tanpa arah, sebaiknya pertimbangkan untuk mengakhirinya. Jangan sampai ketidakjelasan status justru merugikan kesehatan mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....