Yesus Bangkit Soraklah Haleluyah: Kemenangan Kristus Sumber Pengharapan Umat
- 05 Apr 2026 15:37 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Umat Kristiani di seluruh dunia pada Minggu (5/4/2026) merayakan Paskah sebagai momentum kemenangan iman atas maut melalui kebangkitan Yesus Kristus.
Peristiwa kebangkitan Kristus menjadi pusat sukacita umat percaya, karena melalui pengorbanan-Nya di kayu salib, dosa manusia ditebus dan keselamatan dianugerahkan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.
“Yesus sudah bangkit, maut dikalahkan, kita telah menang. Selamat Paskah, selamat bersukacita atas kebangkitan Kristus,” demikian pesan rohani dalam RHK Minggu Paskah, 5 April 2026 Bacaan: Matius 28:1.
Dalam refleksi Matius 28:1, dikisahkan bahwa setelah hari Sabat lewat, menjelang fajar hari pertama minggu itu, Maria Magdalena dan Maria yang lain pergi menengok kubur Yesus. Kedua perempuan itu menjadi saksi pertama kebangkitan Kristus.
Pesan ini menegaskan bahwa Allah bekerja dengan cara yang melampaui kebiasaan manusia. Di tengah budaya saat itu yang masih memandang rendah peran perempuan, justru Maria Magdalena dan Maria yang lain dipakai Tuhan sebagai pembawa kabar sukacita pertama tentang kebangkitan Yesus.
Kesetiaan mereka mengikuti Yesus sejak perjalanan menuju Golgota, menyaksikan penyaliban, hingga penguburan-Nya, menjadi bukti kasih yang tulus. Karena ketulusan itulah, mereka dipercaya menjadi saksi pertama kemenangan Kristus atas maut.
Kebangkitan Yesus juga menegaskan identitas-Nya sebagai Mesias, Anak Allah, Tuhan dan Juruselamat umat manusia. Setelah rela menderita, disalibkan, wafat, dan dikuburkan, pada hari ketiga Ia bangkit membawa kemenangan bagi semua orang percaya.
Melalui peristiwa Paskah, umat diajak untuk hidup dalam kemenangan iman, meninggalkan dosa, serta setia melakukan kehendak Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
“Barangsiapa yang percaya kepada Yesus tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal,” menjadi penegasan bahwa Paskah bukan sekadar perayaan, tetapi jaminan pengharapan akan hidup kekal bersama Kristus.
Karena itu, umat percaya diingatkan untuk mengerjakan keselamatan yang telah dianugerahkan melalui hidup dalam pertobatan, kasih, kesetiaan, dan ketaatan kepada firman Tuhan.
Paskah menjadi panggilan bagi setiap orang percaya untuk terus hidup dalam terang kebangkitan Kristus, menjadi pembawa kabar baik, dan memancarkan kasih Tuhan kepada sesama.
(Jeff Assa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....